tirto.id - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen kuat pemerintah Indonesia untuk melindungi sekaligus merehabilitasi hutan secara besar-besaran demi menjaga kelestarian paru-paru dunia. Hal tersebut disampaikan Presiden di hadapan para investor dan pelaku usaha dalam ajang Japan-Indonesia Business Forum yang berlangsung di Tokyo, Jepang, Senin (30/3/2026).
"Hutan kami juga harus dilindungi," kata dia, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden.
Sejalan dengan komitmen tersebut, Prabowo menegaskan bakal merehabilitasi secara besar-besaran hutan yang telah mengalami kerusakan. Kata dia, melindungi dan merehabilitasi hutan merupakan hal yang harus dilakukan, tidak hanya demi kebaikan Indonesia saja, melainkan juga dunia.
Apalagi, hutan juga memegang peranan penting sebagai paru-paru dunia yang bertugas menjaga pasokan udara bersih.
"Hutan yang telah rusak harus direhabilitasi secara besar-besaran—tidak hanya untuk Indonesia, tetapi juga untuk dunia, karena kita sering disebut sebagai paru-paru dunia," tegas Prabowo.
Selain hutan, Ketua Umum Partai Gerindra itu juga memastikan akan melindungi pasokan mineral kritis untuk generasi yang akan datang. Karenanya, sebagai aset strategis ke depan Indonesia tidak akan lagi mengekspor komoditas mineral kritis dalam bentuk mentah saja, melainkan terlebih dulu mengolahnya menjadi bahan setengah jadi maupun bahan jadi.
Prabowo berujar, langkah ini juga merupakan upaya untuk mendapat nilai tambah dari komoditas-komoditas yang ada di bumi pertiwi. Upaya ini diharapkan bisa menghapuskan kemiskinan dan kelaparan di Indonesia.
"Saya bertekad untuk melakukan segala yang bisa dilakukan guna menghapus kemiskinan dan kelaparan. Untuk itu, kita harus meningkatkan nilai tambah, melindungi sumber daya, dan memastikan nilai ekonomi tertinggi dari sumber daya kita. Kita tidak bisa lagi puas hanya mengekspor bahan mentah tanpa nilai tambah," jelas dia.
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Siti Fatimah
Masuk tirto.id



































