Menuju konten utama

Komisi I DPR Gelar Rapat Tertutup dengan Menhan Sjafrie

Dalam agenda, raker membahas mengenai menjaga kedaulatan dan stabilitas Papua.

Komisi I DPR Gelar Rapat Tertutup dengan Menhan Sjafrie
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin (kanan) bersama Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto (kiri) bersiap mengikuti rapat kerja dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (15/9/2025). Rapat yang berlangsung tertutup tersebut beragendakan membahas rencana kerja anggaran Kementerian Pertahanan dan TNI tahun 2026 sesuai dengan hasil pembahasan Badan Anggaran (Banggar) DPR. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/rwa.

tirto.id - Komisi I DPR RI menggelar rapat kerja (raker) secara tertutup bersama Menteri Pertahanan (Menhan), Sjafrie Sjamsoeddin hingga Panglima TNI Agus Subiyanto, Senin (24/11/2025).

Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto, mengatakan raker disepakati digelar secara tertutup usai dipastikan memenuhi kuorum. Raker ini turut dihadiri Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad), Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa; Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal), Laksdya TNI Erwin S Aldedharma; serta Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), Marsekal TNI M Tonny Harjono.

“Dengan ini kuorum telah terpenuhi dan atas pertimbangan lapangan dan urgennya pertemuan ini, pertemuan saya nyatakan dibuka dan tertutup untuk umum,” kata Utut yang kemudian mengetuk palu sebagai tanda raker dilaksanakan secara tertutup untuk umum, di Ruang Rapat Komisi I DPR RI, Jakarta, Senin.

Berdasarkan informasi agenda, raker membahas mengenai menjaga kedaulatan dan stabilitas Papua. Selain itu, pembahasan mengenai peran kodam baru, Brigif Teritorial Pembangunan (Brigif TP), Yonif Teritorial Pembangunan (Yonif TP) dalam memperkuat stabilitas pertahanan dalam mendukung kesejahteraan rakyat.

Utut juga menyinggung arahan Presiden RI Prabowo Subianto, untuk selalu mengedepankan masa depan. Raker ini dihadiri oleh 25 anggota DPR RI dari 8 fraksi.

“Sebelum kita mulai, rasanya sedikit dari pimpinan bahwa kita ini ke depan memang harus makin merajut persatuan nasional kita. Semangat yang kita baca dari bapak presiden adalah me-restart, mereset dari kilometer 0. Saling memaafkan, menatap masa depan. Mudah-mudahan ini bisa jadi panduan kita bersama," tutur Utut.

Baca juga artikel terkait DPR RI atau tulisan lainnya dari Nabila Ramadhanty

tirto.id - Flash News
Reporter: Nabila Ramadhanty
Penulis: Nabila Ramadhanty
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama