tirto.id - Viral di media sosial sebuah undangan rapat koordinasi persiapan pernikahan putri Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang menggunakan kop resmi instansi. Menanggapi hal itu BNPB mengeluarkan klarifikasinya.
Sebuah undangan yang banyak diunggah di medsos tertanggal 11 Agustus 2025 itu memakai kop surat resmi BNPB. Dalam surat tersebut, tertulis jika rapat koordinasi akan dilaksanakan pada 13 Agustus 2025 pukul 15.30 WIB di Ruang Rapat Aula Sutopo Purwo Nugroho lantai 15 Gedung BNPB Jalan Pramuka Kav. 38, Jakarta Timur.
“Dalam rangka pelaksanaan persiapan pernikahan putri Kepala BNPB, Amadhea & Derry, maka bersama ini kami mengundang Bapak/Ibu koordinator,” begitu bunyi surat yang menjadi viral tersebut.
Klarifikasi BNPB Soal Undangan Rapat Pernikahan Anak Pimpinan
Mengetahui jika undangan tersebut bocor dan langsung viral, BNPB melalui Sekretaris Utama BNPB, Rustian membuat konferensi pers klarifikasi yang videonya diunggah di akun YouTube resmi BNPB, @bnpb_indonesia pada 23 Agustus 2025.
Dalam kesempatan itu, Rustian mengatakan jika undangan tersebut bersifat internal Kepala BNPB, Letjen Suharyanto. Rapat ini memang diperlukan untuk membantu wedding organizer yang sudah ditunjuk oleh keluarga calon pengantin.
"Undangan tersebut ditujukan kepada panitia yang ditentukan beliau. Ada internal, ada juga sebagian angkatan beliau, termasuk polisinya. Jadi, dengan telah terbentukanya panitia ini perlu diadakan rapat untuk bantu WO yang telah beliau tunjuk," ucap Rustian dalam konferensi pers, Sabtu (23/8/2025).
Sedangkan alasan diadakannya rapat itu adalah untuk memperkenalkan panitia persiapan pernikahan putri Letjen Suharyanto dari internal BNPB dengan pihak eksternal yang sudah dipercaya oleh Suharyanto untuk masuk dalam jajaran kepanitiaan.
“Kami ditunjuk selaku ketua panitia sehingga kami menyampaikan dulu semua personal yang duduk dalam kepanitiaan. Supaya yang internal BNPB bisa kenal dengan panitia-panitia lain yang sudah beliau tunjuk.” lanjut Rustian.
Sedangkan penggunaan surat dengan kop resmi BNPB ini dijelaskan Rustian karena keterbatasan waktu Letjen Suharyanto yang sedang fokus dalam penanggulangan banjir, longsor, dan kebakaran hutan.
"Keterbatasan waktu beliau juga karena saat itu terjadi banjir dan longsor dan sebagian kebakaran hutan dan lahan sehingga beliau sangat sibuk. Dan kami juga sibuk ke daerah masing-masing dan waktu itu bisa dilaksanakan dan dikumpulkan sehingga memakai kop BNPB," paparnya.
Rustian mewakili panitia persiapan pernikahan putri Kepala BNPB menyampaikan terima kasih karena kritik yang masuk terkait penggunaan kop resmi instansi tersebut dan berjanji akan memperbaikinya pada kesempatan yang lain.
“Jika seandainya itu menjadi permasalahan, kami atas nama panitia menyampaikan terima kasih atas koreksinya sehingga dikemudian hari kami akan memperbaiki hal tersebut.” tutup Rustian.
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra
Masuk tirto.id

































