Menuju konten utama
Liputan Haji 2026

KJRI Jeddah Terbitkan SPLP untuk Jemaah yang Kehilangan Paspor

Daker Bandara PPIH Arab Saudi telah menangani dua jemaah haji yang kehilangan paspor dan mengurus kepulangan kedua jemaah tersebut. 

KJRI Jeddah Terbitkan SPLP untuk Jemaah yang Kehilangan Paspor
Jemaah haji Indonesia sedang bersiap masuk ke bus menuju Jeddah untuk pulang ke Tanah Air. Abdul Aziz/MCH 2026.

tirto.id - Jemaah haji Indonesia diimbau menyimpan paspor di tempat yang aman, mudah dijangkau, dan selalu dalam pengawasan. Sebab, kehilangan paspor dapat menghambat proses kepulangan dan memerlukan penanganan administratif tambahan.

Namun, bagi jemaah yang kehilangan paspor tidak perlu berkecil hati. Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi akan tetap membantu mengurusnya, seperti yang dialami dua jemaah haji Indonesia dari Embarkasi KJT dan JKG.

"Ada dua jemaah haji yang kehilangan paspor," kata Kepala Daerah Kerja (Daker) Bandara PPIH Arab Saudi, Abdul Basir, dalam keterangannya.

Jemaah pertama atas nama Abas Suganda dengan nomor paspor X756XXXX yang tergabung dalam kloter KJT 04 rombongan 7. Lalu, jemaah kedua adalah Siti Khodijah bin Sarjono, pemegang nomor paspor X712XXXX dari kloter JKG 4 (maskapai Saudia Airlines SV 5194).

Kehilangan paspor tersebut sempat membuat Siti Khodijah mengalami cancelled atau pembatalan keberangkatan pada jadwal semula. Daker Bandara bergerak membuat penerbitan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) agar jemaah bisa segera menyusul di kloter berikutnya.

Dalam peristiwa ini, Daker Bandara langsung melakukan koordinasi intensif dengan Staf Teknis Imigrasi Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah. Langkah ini diambil untuk mengakselerasi penerbitan SPLP bagi kedua jemaah tersebut.

Basir memastikan penanganan kedua jemaah berjalan lancar tanpa ada yang terlantar lama.

"Abas Suganda tetap dapat terbang dengan kloternya. Sementara Siti Khodijah dimutasi ke kloter KJT-5 dan terbang hari ini juga," kata Basir.

Kecepatan penerbitan dokumen ini tidak lepas dari kesiapan penuh pihak imigrasi Indonesia di Arab Saudi. Staf Teknis Imigrasi KJRI Jeddah, Okky Aditya Yaqsa, menegaskan, pihaknya memberikan atensi penuh terhadap kasus-kasus darurat seperti ini.

"KJRI berkomitmen menyelesaikan proses SPLP secepat mungkin demi pelayanan terbaik kepada jemaah haji. KJRI juga mendukung penuh PPIH Arab Saudi," kata Okky.

Atas sinergi dan gerak cepat yang ditunjukkan oleh tim imigrasi, Basir menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya. "Kami sangat berterima kasih atas kerja cepat tim KJRI Jeddah," kata dia.

Baca juga artikel terkait HAJI 2026 atau tulisan lainnya dari Abdul Aziz

tirto.id - Flash News
Reporter: Abdul Aziz
Penulis: Abdul Aziz
Editor: Andrian Pratama Taher