Menuju konten utama

Khutbah Jumat Pengujung Bulan Syawal: Menyambut Zulkaidah

Khutbah Jumat selama pengujung bulan Syawal dapat mengusung tema dalam rangka menyambut Zulkaidah.

Khutbah Jumat Pengujung Bulan Syawal: Menyambut Zulkaidah
Jamaah calon haji Indonesia mendengarkan khutbah shalat Jumat di hotel Sektor 5, Makkah, Arab Saudi, Jumat (31/5/2024). (ANTARA/Sigid Kurniawan)

tirto.id - Khutbah Jumat pengujung bulan Syawal pada tanggal 25 April 2025 dapat mengusung tema dalam rangka menyambut Zulkaidah.

Bulan Syawal merupakan bulan penuh berkah dan bisa menjadi penyempurna ibadah setelah Ramadhan. Keutamaan bulan Syawal tidak hanya dalam perayaan Idul Fitri sebagai hari kemenangan.

Tetapi juga menjadi kesempatan melanjutkan kebiasaan baik, seperti puasa Syawal selama enam hari, silaturahmi, serta memperbanyak amal kebaikan.

Umat Islam mengakhiri bulan Syawal dan bersiap menyambut bulan berikutnya, yakni Zulkaidah. Zulkaidah merupakan salah satu dari empat bulan haram yang dimuliakan.

Bulan Zulkaidah memiliki keistimewaan sebagai waktu persiapan menuju ibadah haji serta momen pengampunan dan peningkatan ibadah. Rasulullah saw melakukan umrah di bulan Zulkaidah. Artinya, hal ini turut menunjukkan keistimewanya bulan Zulkaidah.

"Rasulullah saw umrah sebanyak empat kali, semuanya pada bulan Dzulqa’dah kecuali umrah yang dilaksanakan bersama haji beliau, yaitu satu umrah dari Hudaibiyah, satu umrah pada tahun berikutnya, satu umrah dari Ji’ranah ketika membagikan rampasan perang Hunain dan satu lagi umrah bersama haji," (HR al-Bukhari).

Contoh Khutbah Jumat Pengujung Bulan Syawal: Sambut Zulkaidah

Khutbah Jumat menjadi sarana penting untuk mengingatkan umat agar tidak melewatkan ibadah selama bulan yang penuh dengan kemuliaan.

Selain meningkatkan keimanan, khutbah juga dapat menjadi motivasi bagi jamaah untuk tetap istiqomah beribadah dan memperbanyak amal saleh.

Berikut ini contoh khutbah Jumat bulan Syawal 2025 dengan tema "Pengujung Bulan Syawal, Menyambut Zulkaidah":

Khutbah I

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْه ُ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سيدنا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ. اما بعـد

قال الله تعالى: اَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ. يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ.

يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ وَقُوْلُوْا قَوْلاً سَدِيْدًا. يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُوْلَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيْمًا.

Jamaah Jumat yang dirahmati Allah Swt.....

Mari kita tingkatkan iman dan takwa kepada Allah Swt. sehingga menjadi umat yang senantiasa mematuhi segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.

Sholawat dan salam selalu kita sampaikan kepada Nabi Muhammad saw. Rasulullah saw telah menunjukkan jalan kebenaran, yakni lewat ajaran Islam.

Alhamdulillah, kita telah berada di penghujung bulan Syawal. Bulan ini adalah bulan penuh keberkahan setelah menjalani bulan Ramadhan.

Di bulan Syawal, kita dianjurkan untuk berpuasa enam hari yang pahalanya setara dengan puasa setahun penuh, sebagaimana sabda Rasulullah ﷺ:

"مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ" (رواه مسلم)

Artinya: "Barang siapa yang berpuasa Ramadhan kemudian dilanjutkan dengan enam hari di bulan Syawal, maka dia seperti telah berpuasa setahun penuh," (HR. Muslim).

Kini, kita akan segera memasuki bulan Zulkaidah sebagai salah satu dari empat bulan haram yang dimuliakan oleh Allah Swt.

Allah berfirman dalam Surah At-Taubah ayat 36:

إِنَّ عِدَّةَ ٱلشُّهُورِ عِندَ ٱللَّهِ ٱثْنَا عَشَرَ شَهْرًۭا فِى كِتَـٰبِ ٱللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ ٱلسَّمَـٰوَٟتِ وَٱلْأَرْضَ مِنْهَآ أَرْبَعَةٌ حُرُمٌۭ

"Sesungguhnya jumlah bulan di sisi Allah adalah dua belas bulan dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram,".

Jamaah yang dirahmati Allah,

Bulan Zulkaidah merupakan bulan yang sangat istimewa. Dalam sejarah Islam, bulan ini adalah bulan yang diistimewakan untuk bersiap menyambut ibadah haji di bulan berikutnya, yaitu Dzulhijjah.

Oleh karena itu, bulan Zulkaidah adalah waktu yang tepat untuk meningkatkan ibadah, memperbanyak taubat, dan memperkuat hubungan dengan Allah.

Jamaah yang dirahmati Allah,

Saat kita mengakhiri bulan Syawal dan bersiap menyambut Zulkaidah, mari refleksikan keimanan dan ketakwaan setelah menjalani bulan Ramadhan.

Apakah ibadah kita semakin meningkat atau justru mengalami penurunan? Oleh karena itu, mari kita memohon kepada Allah Swt. agar senantiasa meneguhkan hati dalam kebaikan dan ibadah.

Semoga kita selalu mendapatkan ampunan atas segala dosa yang telah diperbuat serta memperoleh kesempatan untuk terus memperbaiki diri dan meningkatkan ketakwaan.

Selain itu, semoga kita bisa mempersiapkan diri dengan lebih baik dalam menyongsong bulan-bulan mulia melalui iman yang semakin kuat dan amalan istiqamah.

Mengakhiri khutbah Jumat, khotib mengajak diri sendiri maupun jamaaah agar senantiasa meningkatkan iman dan takwa selama akhir bulan Syawal dan jelang memasuki bulan Zulkaidah yang penuh dengan kemuliaan.

Khutbah II

اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ عَلىَ إِحْسَانِهِ وَالشُّكْرُ لَهُ عَلىَ تَوْفِيْقِهِ وَاِمْتِنَانِهِ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ اِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِى إلىَ رِضْوَانِهِ. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وِعَلَى اَلِهِ وَاَصْحَابِهِ وَسَلِّمْ تَسْلِيْمًا كِثيْرًا أَمَّا بَعْدُ فَياَ اَيُّهَا النَّاسُ اِتَّقُوااللهَ فِيْمَا أَمَرَ وَانْتَهُوْا عَمَّا نَهَى

وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَـنَى بِمَلآئِكَتِهِ بِقُدْسِهِ وَقَالَ تَعاَلَى إِنَّ اللهَ وَمَلآئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِى يآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ وَعَلَى آلِ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَنْبِيآئِكَ وَرُسُلِكَ وَمَلآئِكَةِ اْلمُقَرَّبِيْنَ وَارْضَ اللّهُمَّ عَنِ اْلخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ أَبِى بَكْرٍ وَعُمَر وَعُثْمَان وَعَلِى وَعَنْ بَقِيَّةِ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَتَابِعِي التَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِاِحْسَانٍ اِلَىيَوْمِ الدِّيْنِ وَارْضَ عَنَّا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

اَللهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ اَلاَحْيآءُ مِنْهُمْ وَاْلاَمْوَاتِ اللهُمَّ أَعِزَّ اْلإِسْلاَمَ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَأَذِلَّ الشِّرْكَ وَاْلمُشْرِكِيْنَ وَانْصُرْ عِبَادَكَ اْلمُوَحِّدِيَّةَ وَانْصُرْ مَنْ نَصَرَ الدِّيْنَ وَاخْذُلْ مَنْ خَذَلَ اْلمُسْلِمِيْنَ وَ دَمِّرْ أَعْدَاءَالدِّيْنِ وَاعْلِ كَلِمَاتِكَ إِلَى يَوْمَ الدِّيْنِ. اللهُمَّ ادْفَعْ عَنَّا اْلبَلاَءَ وَاْلوَبَاءَ وَالزَّلاَزِلَ وَاْلمِحَنَ وَسُوْءَ اْلفِتْنَةِ وَاْلمِحَنَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ عَنْ بَلَدِنَا اِنْدُونِيْسِيَّا خآصَّةً وَسَائِرِ اْلبُلْدَانِ اْلمُسْلِمِيْنَ عآمَّةً يَا رَبَّ اْلعَالَمِيْنَ. رَبَّنَا ظَلَمْنَا اَنْفُسَنَاوَاِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ اْلخَاسِرِيْنَ. رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.

عِبَادَ اللهِ ! إِنَّ اللهَ يَأْمُرُ بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِي اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَاْلمُنْكَرِ وَاْلبَغْي يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوا اللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرْ

رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلّاً لِّلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَؤُوفٌ رَّحِيمٌ

رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنفُسَنَا وَإِن لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ

رَبَنَا ءَاتِنَا فِي الدّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النّارِ .

عباد الله، ان الله يأمر بالعدل والاحسان وايتاء ذي القربي وينهي عن الفحشاء والمنكر والبغي لعلكم تذكرون فاذكروا الله العظيم يذكركم واسألوه من فضله يعطكم ولذكر الله اكبر

Baca juga artikel terkait LEBARAN 2025 atau tulisan lainnya dari Astam Mulyana

tirto.id - Edusains
Kontributor: Astam Mulyana
Penulis: Astam Mulyana
Editor: Beni Jo