Menuju konten utama

Ketahui Cara Memberikan Pemahaman Tentang COVID-19 pada Anak

Cara memberikan edukasi tentang COVID-19 tergantung pada usia anak.

Ketahui Cara Memberikan Pemahaman Tentang COVID-19 pada Anak
Ilustrasi ibu dan anak memakai masker. FOTO/iStockphoto

tirto.id - Memberikan penjelasan terkait virus Corona jenis baru, COVID-19 perlu dilakukan orang tua kepada anak agar mereka paham cara mencegah dan tidak terinfeksi virus tersebut.

Dilansir dari laman resmi Satuan Tugas Penanganan COVID-19, Praktisi Keluarga dan Anak Seto Mulyadi mengatakan, cara memberikan edukasi tentang COVID-19 tergantung pada usia anak.

Infografik Jangan Malas Diskusi COVID 19

Infografik Jangan Malas Diskusi COVID 19. tirto.id/Quita

Pada anak usia di bawah lima tahun penjelasan itu bisa disampaikan dalam bentuk dongeng, gambar, atau bernyanyi.

Sehingga pesan yang disampaikan relatif lebih mudah dipahami dengan kapasitas pemikiran anak.

Kak Seto, panggilan akrab Seto Mulyadi, mencontohkan bagaimana menyampaikan informasi melawan virus Corona menggunakan boneka komodo dan buaya.

Komodo yang menggunakan masker memberitahukan kepada buaya tentang hidup menjalankan protokol kesehatan.

Sedangkan menyampaikan seputar COVID-19 pada anak remaja itu bisa dilakukan dengan diskusi sehingga terhindar dari penekanan.

"Cara yang mudah dan sederhana lama-lama anak akan memahami. Kalau remaja bisa dengan diskusi dengan menyajikan contoh-contoh hingga akhirnya anak mendapat pemahaman yang benar," ujar Kak Seto dalam talkshow bertema "Mengajak Anak-anak Bergembira di Masa Pandemi" di Media Center Satuan Tugas Penanganan COVID-19 (Satgas COVID-19) Graha BNPB Jakarta pada Minggu (4/10/2020).

Cara ini bisa dilakukan dan selalu diulang-ulang agar anak paham betul tentang risiko infeksi COVID-19.

Saat anak akan bermain disekitar rumah atau harus bepergian bersama orang tua, Anda bisa mengatakan #ingatpesanibu untuk selalu menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun.

Kak Seto yang merupakan Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) juga menyoroti soal anak berkebutuhan khusus.

Ia menyarankan agar orang tua perlu memberikan ekstra khusus lagi terhadap mereka yang berkebutuhan khusus dalam situasi pandemi ini.

Menurut Kak Seto, perhatian dan apresiasi orang tua, perlu disampaikan pada anak guna meningkatkan rasa percaya diri. Selain itu anak tidak melulu dijejalkan dengan tuntutan akademisi.

“Buat anak gembira agar psikilogisnya positif selama pandemi COVID-19. Ini kekuatan untuk menangkal virus tetap optimis, gembira, dan ciptakan suasana menyenangkan," jelas Kak Seto.

-------------------------------------------------

Artikel ini diterbitkan atas kerja sama Tirto dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Baca juga artikel terkait KAMPANYE COVID-19 atau tulisan lainnya dari Nur Hidayah Perwitasari

tirto.id - Sosial budaya
Penulis: Nur Hidayah Perwitasari
Editor: Agung DH