Menuju konten utama

Apakah Vietnam Didiskualifikasi dari FIVB U21? Ini Penjelasannya

Apakah Vietnam terkena diskualifikasi dari FIVB U21 2025? Siapa pemain Vietnam yang dilarang tampil oleh FIVB, apa Dang Thi Hong atau Nguyen Phuong Quynh?

Apakah Vietnam Didiskualifikasi dari FIVB U21? Ini Penjelasannya
Pekerja memasang jaringan kabel jelang pelaksanaan FIVB Women's U-21 World Championship 2025 di Jawa Pos Arena, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (5/8/2025). ANTARA FOTO/Rizal Hanafi/bar

tirto.id - Apakah Vietnam terkena diskualifikasi dari FIVB U21 2025? Tim tersebut awalnya lolos ke babak 16 besar sebagai runner-up Pool A. Namun, FIVB menggugurkan 4 pertandingan awal Vietnam. Mereka otomatis jatuh ke peringkat 6 Pool A. Apa yang terjadi?

Awalnya, Vietnam tampil cukup perkasa di Pool A FIVB U21 2025. Dari 5 pertandingan, termasuk yang paling akhir kontra Puerto Rico pada Selasa (12/8/2025), wakil AVC tersebut mampu meraih 4 kemenangan. Namun, FIVB lantas membatalkan semua hasil pertandingan yang melibatkan Vietnam dalam 4 laga awal mereka di Pool A, mulai dari lawan Indonesia. Serbia, Kanada, hingga Argentina.

Dalam 4 partai tersebut, Vietnam dinyatakan kalah WO. Otomatis, semua lawan mereka dinyatakan menang 3-0 dengan skor 25-0 setiap setnya. Hasil laga Vietnam yang diakui oleh FIVB hanyalah laga pemungkas mereka di Pool A saat menaklukkan Puerto Rico dengan skor 1-3.

Hukuman FIVB ini diberikan kepada Vietnam karena tim tersebut menurunkan pemain yang tidak memenuhi syarat dalam FIVB U21 2025. Terkait hal ini, FIVB sudah merilis pernyataan bahwa mereka sudah melakukan investigasi dan menyimpulkan telah terjadi pelanggaran yang dilakukan oleh Vietnam.

"Investigasi tersebut menyimpulkan bahwa pemain tersebut tidak memenuhi syarat sesuai dengan Pasal 12.2 Peraturan Disiplin FIVB 2023. Oleh karena itu, dan sesuai dengan Pasal 13.5.2 Peraturan Pertandingan dan 14.4 Peraturan Disiplin, Sub-Komite Panel Disiplin FIVB telah memutuskan bahwa pertandingan tim nasional Vietnam yang diikuti oleh pemain tersebut dibatalkan dan pemain tersebut didiskualifikasi dari Pertandingan dengan segera," keterangan FIVB yang dituangkan dalam laman resmi mereka.

Dengan demikian, FIVB hanya menghukum 2 hal. Pertama, pemain yang terbukti tidak memenuhi syarat. Yang kedua, Vietnam yang menurunkan pemain tersebut dalam 4 laga awal Pool A. Namun, diskualifikasi hanya diberikan kepada sang pemain. Vietnam tetap dapat melanjutkan partisipasi mereka di FIVB U21 2025 sejauh ini, selama tidak menurunkan pemain yang dimaksud.

Meskipun demikian, FIVB menegaskan pula akan ada potensi sanksi di luar pertandingan untuk Vietnam. Badan Bola Voli Dunia tersebut menyebutkan, "Sesuai Pasal 14.4 Peraturan Disiplin dan dengan mempertimbangkan keadaan kasus ini, Sub-Komite Panel Disiplin FIVB akan merujuk berkas tersebut kepada Panel Disiplin FIVB untuk evaluasi lebih lanjut terkait potensi sanksi yang berlaku di luar Pertandingan. Pada tahap tersebut, Federasi Bola Voli Vietnam dan pemain akan diminta untuk menyampaikan sikap mereka secara tertulis."

Dengan kondisi 4 laga awal Vietnam di Pool A FIVB 2025 dihapuskan (dinyatakan sebagai kemenangan WO lawan), Vietnam kini hanya punya 1 kemenangan. Mereka finis di peringkat 6 Pool A, karena kalah rasio set dari Kanada meski sama-sama mengoleksi 3 poin.

Vietnam tidak lolos ke babak 16 besar FIVB U21 2025. Namun, mereka masih 'hidup' untuk melanjutkan laga di fase knockout klasifikasi 17-24. Lawan mereka pada Rabu (13/8) adalah Mesir. Jika lolos dari Mesir, Vietnam akan berhadapan dengan Chile atau Meksiko pada 14 Agustus.

Siapa Pemain Vietnam yang Didiskualifikasi dari FIVB U21 2025?

FIVB dalam pernyataannya tidak menyebutkan sama sekali pemain Vietnam yang didiskualifikasi dari FIVB U21 2025. Namun, terdapat 2 nama yang tidak diturunkan Vietnam dalam laga terakhir mereka di Pool A kontra Puerto Rico. Mereka adalah Dang Thi Hong (outside hitter) dan Nguyen Phuong Quynh (middle blocker).

Mengutip VolleyTrails, awalnya pihak Vietnam membantah adanya tes kromosom yang dilakukan kepada Dang Thi Hong dan Nguyen Phuong Quynh. Sekretaris Jenderal Federasi Bola Voli Vietnam, VVF, Lê Trí Trường, menyebutkan bahwa absennya kedua pemain itu di laga kontra Puerto Rico terjadi karena pihak penyelenggara meminta dokumen tambahan, seperti akta kelahiran, kepada para pemain.

"Dokumen yang dibutuhkan sudah dimasukkan kepada penyelenggara. Normalnya, hal semacam ini akan diurus pada saat technical meeting sehari sebelum turnamen dimulai, bukan setelah babak penyisihan grup selesai. Kami sudah mengirim penjelasan resmi kepada penyelenggara, sehingga kedua pemain itu dapat kembali bertanding di fase gugur," kata Le Tri Tuong.

Namun, kini dipastikan dengan pernyataan FIVB, pemain yang disebutkan tidak akan bisa lagi memperkuat Vietnam di sisa laga FIVB U21 2025.

Baca juga artikel terkait BOLA VOLI atau tulisan lainnya dari Fitra Firdaus

tirto.id - Flash News
Penulis: Fitra Firdaus
Editor: Iswara N Raditya