tirto.id - Terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT), Bupati Muara Enim Edison memilih bungkam seribu bahasa saat tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Selasa (9/6/2026) pagi.
Edison diangkut ke Gedung Merah Putih KPK usai menjalani pemeriksaan di Polda Sumatera Selatan. Dia tiba pada sekitar pukul 08.50 WIB, Selasa.
Berdasarkan pemantauan Tirto, Edison terlihat mengenakan baju berwarna biru dengan garis putih yang dipadukan dengan celana hitam. Dia juga terlihat mengenakan masker dan di kantong bajunya terselip sebuah kacamata.
Edison juga tidak mengeluarkan satu patah kata pun dan langsung naik ke lantai dua menuju ruang pemeriksaan.
Sementara, Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan bahwa pihaknya telah menetapkan tersangka hasil OTT ini. Namun identitasnya belum disebutkan secara pasti.
"Maka berdasarkan kecukupan bukti permulaan yang diperoleh, diputuskan perkara ini naik ke tahap penyidikan, untuk kemudian menetapkan para pihak sebagai tersangkanya," kata Budi.
Kata Budi, dalam OTT dengan total pihak yang ditangkap berjumlah 10 orang ini, berkaitan dengan dugaan penerimaan oleh Edison terkait pengadaan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Muara Enim.
"Dalam perkara ini, dugaan penerimaan yang dilakukan oleh Bupati terkait dengan pengadaan-pengadaan di lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muara Enim,' ujar Budi.
Sementara, KPK juga menyita sejumlah barang bukti termasuk uang ratusan juta yang diduga berkaitan dengan perkara ini.
Penulis: Auliya Umayna Andani
Editor: Siti Fatimah
Masuk tirto.id
































