tirto.id - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI berhasil mengevakuasi 32 Warga Negara Indonesia (WNI) dari Iran akibat eskalasi konflik yang terjadi antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel. Sebanyak 22 orang di antaranya telah tiba dengan selamat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, pada Selasa (10/3/2026). Menteri Luar Negeri, Sugiono, menyambut langsung kedatangan para WNI tersebut di bandara.
“Kami mengucapkan selamat datang kembali ke Indonesia dan selamat berkumpul bersama keluarga,” ujar Menlu Sugiono, dalam keterangan resmi, Rabu (11/3/2026).
Sugiono menjelaskan bahwa evakuasi ini merupakan bagian dari langkah kontinjensi pemerintah dalam merespons memanasnya situasi keamanan di Timur Tengah.
Proses evakuasi dilakukan dalam dua gelombang melalui Baku, Azerbaijan. Rombongan pertama yang tiba terdiri atas 10 pekerja, satu pengajar atau jurnalis, 14 pelajar atau mahasiswa, dua pekerja migran (PMI), dan lima turis. Sementara itu, 10 WNI sisanya dijadwalkan tiba Rabu (11/3/2026).
“Sejak konflik berlangsung, Kementerian Luar Negeri bersama Perwakilan RI di Timur Tengah terus berkoordinasi secara erat untuk memantau situasi, melakukan pendataan WNI, serta membahas langkah-langkah kontinjensi,” tambah Menlu.
Setelah tiba, para WNI tersebut akan dibantu oleh Pemerintah Daerah setempat untuk melanjutkan perjalanan ke daerah asal masing-masing.
Berdasarkan data KBRI Tehran, total terdapat 329 WNI yang berada di Iran. Mayoritas dari mereka merupakan pelajar atau mahasiswa yang berdomisili di Kota Qom sementara sisanya terdiri atas pekerja migran dan ekspatriat. Pemerintah terus melakukan pemantauan situasi di lapangan untuk memastikan keselamatan seluruh WNI yang masih berada di sana.
Penulis: Mochammad Fajar Nur
Editor: Andrian Pratama Taher
Masuk tirto.id
































