Menuju konten utama

Kemensos Salurkan Bantuan Lanjutan Hampir Rp1 Triliun ke Sumatra

Kemensos mulai menyalurkan bantuan hampir Rp1 triliun kepada lebih dari 82 ribu warga terdampak bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar.

Kemensos Salurkan Bantuan Lanjutan Hampir Rp1 Triliun ke Sumatra
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul usai menghadiri Rapat Kerja Bersama Komisi VIII DPR RI di Gedung Nusantara DPR RI, Jakarta, Rabu (17/6/2026). FOTO/dok.Kemensos
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Kementerian Sosial (Kemensos) terus mempercepat penyaluran bantuan lanjutan bagi masyarakat terdampak bencana di Pulau Sumatra. Penyaluran tersebut dilakukan di bawah koordinasi Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatra sebagai bagian dari upaya pemulihan di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan, bantuan lanjutan untuk wilayah terdampak bencana di Sumatra akan mulai disalurkan pekan ini.

"Dalam minggu ini kita akan menyalurkan bantuan-bantuan untuk bencana Sumatra khususnya di 10 Kabupaten," ujar Gus Ipul usai menghadiri Rapat Kerja bersama Komisi VIII DPR RI di Gedung Nusantara DPR RI, Jakarta, Rabu (17/6/2026).

Ia menjelaskan, distribusi bantuan mencakup enam daerah di Provinsi Aceh, yakni Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Timur, Bireuen, Gayo Lues, Pidie Jaya, serta Kota Langsa.

Sementara di Provinsi Sumatra Utara, bantuan akan diberikan kepada masyarakat di Kabupaten Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, dan Kota Sibolga. Adapun di Provinsi Sumatra Barat, penyaluran dilakukan di Kabupaten Padang Pariaman.

Program bantuan tersebut ditujukan kepada lebih dari 82 ribu penerima manfaat. Bentuk bantuan yang diberikan meliputi bantuan isi rumah, dukungan pemberdayaan sosial dan ekonomi, serta bantuan jaminan hidup selama tiga bulan.

"Hampir Rp1 triliun yang kita salurkan kali ini, dan akan kita teruskan jika nanti datanya sudah tuntas, untuk kita salurkan pada periode berikutnya," kata Gus Ipul.

Menurutnya, proses penyaluran bantuan diawali dengan usulan data dari pemerintah daerah melalui bupati dan wali kota. Data tersebut kemudian diperkuat oleh kepolisian resor dan kejaksaan negeri setempat, sebelum diverifikasi dan divalidasi oleh Satgas PRR bersama Badan Pusat Statistik (BPS).

"Data yang sudah terverifikasi ini kemudian kita jadikan pedoman untuk menyalurkan bantuan-bantuan sosial," jelasnya.

Setelah bantuan disalurkan, Kemensos bersama pendamping sosial dan pemerintah daerah akan melakukan pemantauan serta evaluasi guna memastikan bantuan dimanfaatkan sesuai tujuan yang telah ditetapkan.

"Kita ingin keluarga terdampak bisa segera pulih dan bisa melanjutkan usaha-usahanya yang ada atau bisa membangun satu kehidupan yang lebih baik," kata dia.

(INFO KINI)

Penulis: Tim Media Servis