tirto.id - Kementerian Sosial bersama Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mulai memverifikasi kondisi rumah orang tua siswa Sekolah Rakyat yang diusulkan sebagai penerima program bedah rumah di Jawa Timur.
Tahap verifikasi ini ditargetkan rampung pada bulan ini sehingga proses renovasi dapat dimulai secara bertahap mulai Juli mendatang.
Kepala Satuan Kerja Kementerian PKP Provinsi Jawa Timur, Shinta Dewi Astari, menjelaskan bahwa pengecekan langsung dilakukan untuk memastikan bantuan diberikan kepada keluarga yang yang benar-benar memenuhi kriteria.
"Tadi kita lakukan kunjungan ke rumah-rumah calon penerima bantuan, ada tiga lokasi, itu lolos (verifikasi)," ujarnya di Ponorogo, Jawa Timur, Minggu (14/6/2026).
Ketiga rumah yang dikunjungi tim berada di Kelurahan Banyudono, Kecamatan Ponorogo; Desa Brahu, Kecamatan Siman; serta Desa Tegalsari, Kecamatan Jetis. Dalam kunjungan tersebut, tim melakukan asesmen awal yang meliputi pemeriksaan struktur bangunan, kondisi sanitasi, luas lahan, hingga kesesuaian kondisi di lapangan.
"Akan dilakukan peningkatan kualitas terhadap rumah calon penerima bantuan tersebut. Calon penerima bantuan kebetulan anaknya itu sekolah di sekolah rakyat, sesuai usulan Kemensos," jelas Shinta.
Melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), pemerintah menargetkan renovasi 10.000 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Program ini merupakan kolaborasi antara Kementerian Sosial dan Kementerian PKP dalam mendukung pengentasan kemiskinan ekstrem melalui penyediaan hunian layak bagi keluarga siswa.
Total jumlah penerima bantuan RTLH di Jawa Timur mencapai 1.837 keluarga. Di Kabupaten Ponorogo, terdapat 80 keluarga yang masuk dalam daftar calon penerima bantuan. Pada tahap awal, sebanyak 55 unit rumah akan menjadi sasaran pelaksanaan program.
Verifikasi lapangan di Ponorogo maupun sejumlah daerah lain seperti Gresik dan Pasuruan terus dilakukan guna memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.
Jawa Timur saat ini menjadi provinsi dengan Sekolah Rakyat terbanyak di Indonesia. Ada 26 Sekolah Rakyat yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Jatim.
Sekolah Rakyat merupakan program prioritas yang digagas Prabowo untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi. Melalui program ini, anak-anak dari keluarga kurang mampu diharapkan memperoleh akses pendidikan yang lebih baik, sementara orang tua mereka mendapatkan berbagai bentuk pemberdayaan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga.
(INFO KINI)
Penulis: Tim Media Servis
Masuk tirto.id


































