Menuju konten utama

Kemenhaj Catat Jemaah Haji RI yang Wafat di Arab Capai 12 Orang

Pemerintah menyebut penyebab kematian terbanyak berasal dari penyumbatan pembuluh darah ke jantung serta radang paru-paru.

Kemenhaj Catat Jemaah Haji RI yang Wafat di Arab Capai 12 Orang
Tenaga Ahli Bidang Media Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), Ichsan Marsha, usai mengisi materi Diklat PPIH Arab Saudi 2026, di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta Timur. Kredit Abdul Aziz/MCH 2026

tirto.id - Sebanyak 12 jemaah haji Indonesia dilaporkan wafat selama penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi di Arab Saudi. Pemerintah menyebut penyebab kematian terbanyak berasal dari penyumbatan pembuluh darah ke jantung serta radang paru-paru.

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI, Ichsan Marsha mengatakan hingga saat ini layanan kesehatan bagi jemaah terus dilakukan di berbagai titik layanan kesehatan haji di Arab Saudi.

“Saat ini total jemaah wafat sebanyak 12 orang. Adapun penyebab wafat yang paling banyak adalah penyumbatan pembuluh darah ke jantung serta radang paru-paru,” kata Ichsan, dalam laporan penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M, melalui konferensi pers yang ditayangkan di akun Youtube resmi Kementerian Haji dan Umrah, Kamis (7/5/2026).

Ichsan mengatakan pada Rabu (6/5/2026), ada dua jemaah haji Indonesia yang meninggal dunia. Dua jemaah itu, yakni Ahmad Abdurrahman Zaini, jemaah laki-laki dari kloter SOC 08 asal Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, serta Aman Satim, jemaah laki-laki dari kloter JKG 05 asal Kabupaten Tangerang, Banten.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam, semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujarnya.

Selain data jemaah wafat, pemerintah juga memaparkan perkembangan layanan kesehatan selama operasional haji berlangsung. Hingga kini, katanya, tercatat sebanyak 14.919 jemaah menjalani rawat jalan.

Sementara itu, lanjut Ichsan, sebanyak 153 jemaah dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI). Kemudian, 271 jemaah dirujuk ke rumah sakit di Arab Saudi dan 72 orang di antaranya masih menjalani perawatan.

“Dari sisi layanan kesehatan, kami laporkan total jemaah hingga hari ini berobat rawat jalan sebanyak 14.919 orang. Jemaah yang dirujuk ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia sebanyak 153 orang. Jemaah yang dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi sebanyak 271 orang, dan hingga saat ini 72 jemaah masih dalam perawatan di Rumah Sakit Arab Saudi,” tutur Ichsan.

Dia juga mengingatkan jemaah untuk menjaga kondisi fisik di tengah suhu panas di Madinah dan Mekkah yang berkisar antara 38 hingga 44 derajat celcius. Jemaah juga diminta mengatur aktivitas ibadah sesuai kemampuan fisik, mencukupi kebutuhan cairan tubuh, serta menghindari kelelahan menjelang puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

“Dengan suhu di Madinah dan Mekkah hingga hari ini yang berkisar antara 38 hingga 44 derajat celcius, kedisiplinan dalam menjaga kondisi fisik menjadi sangat penting,” kata Ichsan.

Baca juga artikel terkait HAJI 2026 atau tulisan lainnya dari Nabila Ramadhanty

tirto.id - Flash News
Reporter: Nabila Ramadhanty
Penulis: Nabila Ramadhanty
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama