Menuju konten utama

Petugas Haji Siaga 24 Jam di Masjidil Haram, Ini 10 Titik Posnya

PPIH siagakan petugas 24 jam di 10 titik Masjidil Haram untuk bantu jemaah haji yang tersesat atau kelelahan.

Petugas Haji Siaga 24 Jam di Masjidil Haram, Ini 10 Titik Posnya
Kepala Sektor Khusus Masjidil Haram, Latief Wibawa, sedang membantu mendorong kursi roda jemaah haji lansia di pelataran Masjidil Haram, Makkah. Foto/Tim Media Center Haji (MCH) 2026.

tirto.id - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Daerah Kerja (Daker) Makkah membentuk sektor khusus (seksus) yang bertugas di Masjidil Haram. Mereka ditempatkan di 10 titik untuk melayani jemaah yang membutuhkan bantuan di area Masjidil Haram.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Sektor Khusus Masjidil Haram, Latief Wibawa, saat ditemui Tim Media Center Haji (MCH) di sela-sela bertugas di area masjid, Rabu (6/5/2026). Dia sebut, PPIH tahun ini menambah jumlah titik jaga menjadi 10 dari tahun sebelumnya sebanyak 9 pos.

"Titik-titik itu harus ditempatkan pos, sehingga akan membantu jemaah haji yang berada di Masjidil Haram ini" kata Latief.

Latief menambahkan, pos-pos itu merupakan tempat krusial bagi para jemaah haji, baik untuk bermobilitas maupun beribadah. Oleh karena itu, petugas haji dari unsur kesehatan, pelayanan lansia dan disabilitas, pembimbing ibadah, hingga perlindungan jemaah harus berada di 10 titik tersebut.

"Jemaah tidak perlu sungkan untuk menghampiri kami [jika butuh bantuan]," ujar Latief.

Dia menambahkan, di titik-titik pos itu kerap terdapat jemaah yang lupa arah, baik untuk menuju lokasi utama masjid maupun untuk kembali ke terminal. Lalu, sering juga terdapat jemaah yang kelelahan setelah beribadah di tengah panasnya suhu Makkah.

Jemaah-jemaah itu sering menghampiri petugas di pos sektor khusus (khusus) untuk mendapatkan bantuan, maupun ditemukan oleh petugas yang sedang berkeliling lalu dipandu untuk menuju pos dan beristirahat sejenak.

"Ketika melihat petugas yang menggunakan seragam, silakan temui kami, tidak usah khawatir. Kami akan memberikan pelayanan maksimal, 24 jam penuh kepada seluruh jemaah haji kita," kata Latief.

Peta Pos Seksus Haram di Masjidil Haram

Peta pos Seksus Haram di Masjidil Haram, Makkah. Kredit foto: Tim Media Center Haji (MCH) 2026

Berikut daftar lokasi Pos Petugas Haji Indonesia di Masjidil Haram:

Pos 1: Terminal Syib Amir

Pos 2: Pintu keluar Marwah

Pos 3: Area sa'i

Pos 4: Area tawaf

Pos 5: Pintu Babusalam

Pos bayangan: Pertigaan Terminal Bab Ali-Syib Amir

Pos 6: Area WC 3 (arah Terminal Aziyad)

Pos 7: ATM Center Dar AtTawhid

Pos 8: Arah Hotel Arjuna

Pos 9: Terminal Jabal Ka'bah

Khusus di area tawaf atau pos 4, petugas laki-laki menggunakan pakaian ihram dengan tulisan "Petugas Haji Indonesia 2026."

Selain petugas yang berada di pos-pos tersebut, para petugas haji lainnya pun akan berada di sekitaran Masjidil Haram untuk membantu. Misalnya, para jurnalis yang tergabung di MCH dan sedang meliput di kawasan Masjidil Haram, dapat turut memberikan pelayanan dan membantu jemaah.

Berdasarkan pantauan Tim MCH pada Rabu (6/5/2026) pagi, ribuan jemaah dari berbagai negara, termasuk Indonesia, memadati Masjidil Haram. Sebagian melaksanakan umrah wajib, sementara lainnya menjalankan salat sunnah. Ada juga yang sekadar ingin menikmati suasana Tanah Suci.

Di tengah kepadatan tersebut, sejumlah jemaah dilaporkan terpisah dari rombongan dan kebingungan mencari arah kembali ke hotel. Menerima laporan itu, tim Seksus Haram langsung bergerak cepat memberikan bantuan dan pendampingan.

“Pagi ini kami didatangi jemaah yang melaporkan kehilangan rombongan. Ada juga yang ketinggalan barang. Semuanya sudah kami tangani,” kata anggota Tim Seksus Masjidil Haram, dokter Irwan Mustafa.

Menurut Irwan, tim sengaja disebar di berbagai titik strategis agar mudah dijangkau jemaah yang membutuhkan bantuan.

“Petugas menyebar,” kata dia.

Saya beberapa kali juga mengalaminya. Saat turun dari bus di terminal dekat Masjidil Haram, selalu ada jemaah yang butuh bantuan. Rata-rata mereka tidak ngerti arah pulang, kecapean, bahkan kehilangan atau ketinggalan barang bawaan.

Baca juga artikel terkait PETUGAS HAJI atau tulisan lainnya dari Abdul Aziz

tirto.id - Flash News
Reporter: Abdul Aziz
Penulis: Abdul Aziz
Editor: Siti Fatimah