tirto.id - Akomodasi atau hotel bagi jemaah menjadi salah satu faktor penting dalam pelaksanaan haji 2026. Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi pun telah menyiapkan skema untuk menyambut para jemaah tanpa antrean panjang di lobi hotel.
Kepala Daerah Kerja (Daker Makkah) PPIH Arab Saudi 2026, Ihsan Faisal, mengatakan, salah satu pelayanan yang dilakukan adalah membagikan kunci kamar sebelum jemaah turun dari bus. Teknisnya, kata Ihsan, ketua rombongan melakukan koordinasi pengambilan kunci kamar dengan petugas PPIH yang bertanggung jawab terkait akomodasi.
"Proses bisnisnya adalah jemaah tetap di bus, kemudian ketua rombongan dipanggil ke lobi untuk menerima kunci kamar," kata Ihsan kepada Tim Media Center Haji (MCH) di Kantor Daker Makkah, Sabtu (25/4/2026).
Skema ini diterapkan agar jemaah yang lelah setelah perjalanan jauh bisa langsung menuju kamar tanpa terhambat urusan administrasi. Apabila banyak jemaah tergolong lansia yang jumlahnya mencapai 25 persen.
Selain itu, aspek kenyamanan juga ditingkatkan melalui layanan angkut bagasi yang dilakukan sepenuhnya oleh para pekerja lapangan atau ummal. Jemaah tidak diperkenankan mengangkut koper besar secara mandiri demi keamanan dan efisiensi waktu distribusi barang ke setiap lantai.
"Barang-barang jemaah di-loading oleh para pekerja, jemaah tidak mengangkut bagasi sendiri ke kamar," kata Ihsan menambahkan.
Pada musim haji tahun ini, PPIH Arab Saudi menyiapkan 177 hotel siap pakai untuk jemaah haji di Makkah. Hotel ini tersebar di lima wilayah, mulai dari Syishah, Raudhah, Misfalah, Jarwal, hingga Aziziyah. Untuk mempermudah koordinasi, lima wilayah ini dibagi menjadi 10 sektor.
Detail hotel, nomor, dan lokasinya, bisa dibaca di artikel Tirto "Daftar Hotel Jemaah Haji Indonesia di Makkah, Lokasi dan Kodenya."
Penulis: Abdul Aziz
Editor: Hendra Friana
Masuk tirto.id


































