tirto.id - Fase kedatangan jemaah haji gelombang II telah memasuki hari ke-7 sejak mulainya pemberangkatan, Sabtu (17/5/2025). Berasal dari berbagai embarkasi di tanah air, para jemaah bakal mendarat secara bertahap di Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah.
Berdasarkan pantauan reporter Tirto pada Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kementerian Agama RI, Jumat (23/5/2025) pukul 11.30 WIB sebanyak 147.296 jemaah haji telah tiba di Arab Saudi. Jumlah tersebut mencakup 378 kloter di mana 32.093 orang di antaranya adalah jemaah lansia.
Angka tersebut juga akan terus bertambah seiring dengan kedatangan jemaah gelombang II ke Jeddah hingga 31 Mei mendatang.
Secara persentase, jika melihat dari total kuota jemaah haji Indonesia sebanyak 203.320 orang, maka progres keberangkatan saat ini sudah mencapai lebih dari setengah dari total keseluruhan yaitu sebanyak 72,45 persen.
Sementara itu, sebanyak 122.823 jemaah haji telah sampai di kota Mekkah. Jumlah tersebut mencakup gabungan 316 kelompok terbang (kloter) yang berasal dari kedatangan gelombang I, Madinah dan gelombang II, Jeddah.
Menjelang puncak haji, suasan Masjidil Haram makin padat dan seringkali jemaah berdesakan hingga terpisah rombongan. Ada juga jemaah yang keliru arah ketika menuju terminal bus Shalawat untuk pulang ke hotel.
Oleh sebab itu, Kepala Bidang Perlindungan Jemaah (Linjam), Harun Al Rasyid, meminta agar jemaah selalu membawa kartu bus agar tak kebingungan saat mobilitas ke Masjidil Haram. Termasuk, agar dapat dilihat saat lupa terkait dengan bus yang harusnya digunakan.
"Setiap jemaah memiliki kartu bus. Kartu ini harus selalu dibawa. Kalau tidak hafal bisa melihat kartu bus itu," kata Harun di Mekkah, Rabu (21/5/2025).
Jemaah diimbau hafalkan terminal yang menjadi tempat pemberhentian bus shalawat. Di area Masjidil haram, ada tiga terminal yang menjadi pemberhentian, di antaranya Syib Amir, Jabal Ka'bah, dan Ajyad.
Bus Shalawat di Syib Amir mengantarkan jemaah dari wilayah Syisyah dan Raudlah. Sementara terminal Jabal Ka'bah mengantarkan jemaah dari wilayah Jarwal. Adapun terminal Ajyad mengantarkan jemaah haji dari wilayah Misfalah.
"Selain nomor bus Shalawat, jemaah harus hafal terminalnya dan juga arah menuju ke terminal itu," katanya.
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama
Masuk tirto.id

































