tirto.id - Keluarga korban kebakaran kantor Ruko Terra Drone, Mimi Adriani Nasution, mempertanyakan prosedur penanganan kebakaran di gedung tersebut saat insiden terjadi. Pasalnya, kebakaran tersebut merenggut banyak nyawa hingga 22 orang.
Mimi yang merupakan ibu kandung korban bernama Raihan mengatakan tak bisa membayangkan bagaimana anaknya harus mengalami hal itu.
“Cuma yang bingungnya di kantor ini, kok enggak ada penanganan kayak simulasi atau apa, enggak habis pikir. Gimana Raihan meregang nyawanya. Kena asap di lantai 5,” kata Mimi saat ditemui di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (9/12/2025).
Meskipun belum mengetahui secara pasti, Mimi menyebut anaknya tersebut berada dalam daftar nama orang yang menjadi korban. Dirinya pun baru diambil DNA-nya. Mimi mengatakan dirinya terakhir kali mengubungi anaknya tersebut Selasa pagi.
“Cuma dia pamitnya kayak gini. Dia kan selalu cium tangan. 'Baik mama, mama hati-hati ya nyetirnya.' Iya nak... Hati-hati ya pulangnya. Karena kan setiap pagi, Nantulang semenjak pensiun ini kan Abang sudah membekali dia setiap pagi,” tuturnya.
Mimi merasakan kesedihan yang mendalam sebab anaknya itu belum lama bekerja di kantor tersebut.
“Emang sih, kalau Tuhan berkehendak, kita juga mau bilang apa ya. Kita hanya bisa ikhlas. Tapi kan sebagai ibu saya gimana sih anak saya yang paling gede baru kerja. Baru kerja satu tahun lebih kurang di situ,” ujarnya.
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Bayu Septianto
Masuk tirto.id





























