Menuju konten utama

Kasus Corona di Mimika Papua Berasal dari Kluster Lembang & Jakarta

Dua pasien Corona di Mimika Provinsi Papua diduga tertular dari orang yang mengikuti kegiatan keagamaan di Lembang Jabar dan Jakarta.

Kasus Corona di Mimika Papua Berasal dari Kluster Lembang & Jakarta
Petugas beraktivitas saat pelaksanaan swab test di halaman Laboratorium Kesehataan Daerah (LABKESDA) Kota Tangerang, Banten, Kamis (2/4/2020). ANTARA FOTO/Fauzan/foc.

tirto.id - Penularan Corona di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua diduga berasal dari Pulau Jawa, terutama Lembang, Jawa Barat dan DKI Jakarta. Penderita Corona sebelumnya mengikuti kegiatan keagamaan di Lembang pada 3-5 Maret 2020.

“COVID-19 ini awal mulanya tidak ada di Mimika dan Papua. Beberapa waktu lalu jemaat GBI Mawar Sharon Timika ikut sidang di Lembang, dari situlah virus itu berkembang sampai di Timika," kata Bupati Mimika Papua Eltinus Omaleng, Jumat (3/4/2020), dikutip dari Antara.

Omaleng menyebut, penularan dari kluster Lembang belum pasti, karena orang yang mengikuti kegiatan tersebut sudah meninggal pada 16 Maret lalu di Timika.

"Banyak warga yang datang melayat ke rumah pendeta itu. Beberapa pejabat juga waktu itu datang melayat, termasuk 25 warga Mapurujaya karena sebelum beliau meninggal pernah memimpin ibadah dan memberikan khotbah di Mapurujaya,” ujarnya.

Ia menambahkan, dua pasien Corona yakni nomor 2 dan 3 diduga kuat tertular dari tokoh agama yang sudah meninggal tersebut.

Kasus meninggal diduga karena Corona juga ditemukan di Jalan Cenderawasih, Kompleks KPKN Timika yang meninggal pada Selasa (31/3/2020) lalu, namun darah dan cairan tenggorokan belum sempat dites.

“Saya harus menyampaikan hal ini secara terbuka agar semua yang ikut melayat dan ikut dalam acara pemakaman saat itu agar segera melapor dan memeriksakan diri ke petugas kesehatan agar tim bisa secepatnya melakukan langkah-langkah pencegahan. Jangan sampai mereka takut melapor, ini penting untuk kebaikan semua orang," imbau Bupati Omaleng.

Per Jumat 3 April 2020, ada 3 kasus positif Corona di Mimika, 2 pasien dinyatakan negatif, 32 orang masuk dalam status Pasien Dalam Pengawasan (PDP), 22 orang masuk status Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan 79 orang masuk dalam status Orang Tanpa Gejala (OTG).

"Saat ini sebanyak 11 pasien dirawat di RSUD Mimika," imbuhnya.

Pada Jumat pagi, RSUD Mimika kembali mengirim tujuh sampel swab dan darah PDP ke Litbangkes Provinsi Papua di Jayapura untuk diperiksa, dua diantaranya merupakan sampel swab pasien 1 dan pasien 2, berdasar penomoran di Mimika.

Secara nasional per 3 April 2020, kasus Corona mencapai 1.986 dengan 134 sembuh dan 181 meninggal. Kasus tersebut mengalami penambahan dari sehari sebelumnya sebanyak 196 positif.

Baca juga artikel terkait VIRUS CORONA

tirto.id - Kesehatan
Sumber: Antara
Penulis: Zakki Amali