tirto.id - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk berkode saham BBRI mengumumkan pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025. Berdasar hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan pada 10 April 2026, dividen bakal dibayar ke pemegang saham pada 8 Mei 2026.
Manajemen menyampaikan rincian pembagian dividen melalui dokumen keterbukaan informasi di IDX tertanggal 13 April 2026. Informasi mencakup besaran dividen, tahapan pembagian, hingga jadwal penting bagi pemegang saham.
Berapa Dividen BBRI 2026?
BBRI menetapkan total dividen sebesar Rp346 per lembar saham dengan nilai keseluruhan Rp52,10 triliun. Dividen ini berasal dari laba bersih perseroan tahun buku 2025 sebesar Rp56,65 triliun.
Namun, pembagian dividen dilakukan dalam dua tahap. Sebelumnya, BRI sudah membagi dividen interim sebesar Rp137 per saham pada Januari 2026.
Dengan demikian, sisa dividen yang akan dibayar pada Mei 2026 yakni sebesar Rp209 per saham.
Bagi investor, penting untuk memahami bahwa dividen dibagikan berdasar waktu kepemilikan saham. Investor yang sudah menerima dividen interim pada Januari tetapi tidak lagi memegang saham hingga April 2026, tidak berhak atas sisa dividen Rp209 per saham.
Sebaliknya, investor yang baru membeli saham jelang periode pembagian dividen saat ini tetap berhak memperoleh dividen, tetapi hanya untuk bagian yang belum dibagikan, yakni Rp209 per saham.
Sebagai ilustrasi, jika investor membeli 1.000 saham (10 lot) BBRI sebelum batas cum dividen, maka dividen yang akan diterima sebesar Rp209.000 di luar pajak.
Jadwal Penting Pembagian Dividen BBRI April 2026
Mengacu pada pengumuman resmi perusahaan, berikut jadwal penting pembagian dividen BBRI yang perlu diperhatikan:
- Cum dividen pasar reguler dan negosiasi: 20 April 2026
- Ex dividen pasar reguler dan negosiasi: 21 April 2026
- Cum dividen pasar tunai: 22 April 2026
- Ex dividen pasar tunai: 23 April 2026
- Recording date: 22 April 2026 pukul 16.15 WIB
- Tanggal pembayaran: 8 Mei 2026
Dengan demikian, investor yang ingin memperoleh dividen BBRI perlu memastikan kepemilikan saham sebelum 21 April 2026. Jika pembelian dilakukan selepas tanggal tersebut, maka hak atas dividen Rp209 per saham tidak akan diperoleh.
Terlepas dari itu, Direktur Utama BRI Hery Gunardi usai RUPS menyatakan bahwa pembagian dividen ini jadi komitmen perusahaan dalam memberi imbal hasil optimal kepada pemegang saham.
Ia menyebut kinerja positif BRI ditopang oleh penguatan segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai bisnis inti, serta percepatan transformasi digital yang meningkatkan efisiensi dan memperluas jangkauan layanan.
"Sebagai bagian dari Danantara, pembagian dividen ini juga merupakan bentuk kontribusi nyata BRI dalam mendukung pembangunan nasional, sejalan dengan peran Perseroan dalam memperkuat pembiayaan UMKM dan mendorong transformasi ekonomi berbasis inklusi keuangan," ujarnya.
Berdasar pantauan pada Selasa, 14 April 2026 pukul 14.20 WIB, harga saham BBRI berada di posisi Rp3.470 per lembar.
Penulis: Rofi Ali Majid
Editor: Yantina Debora
Masuk tirto.id





































