Menuju konten utama

Kapal Gamsunoro Milik PIS Berhasil Lintasi Selat Hormuz

Sempat tertahan sejak Maret akibat perang, kapal Gamsunoro milik PIS akhirnya sukses lintasi titik kritis Selat Hormuz dengan aman.

Kapal Gamsunoro Milik PIS Berhasil Lintasi Selat Hormuz
Ilustrasi - Kapal Gamsunoro milik PT Pertamina International Shipping (PIS). (ANTARA/HO-PIS)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - PT Pertamina International Shipping (PIS) menyatakan bahwa Kapal Gamsunoro berhasil melintasi titik kritis Selat Hormuz dengan aman pada Rabu (24/6/2026) malam.

Keberhasilan ini diraih berkat kolaborasi ketat strategi kedaruratan korporasi serta diplomasi perlindungan dari Kementerian Luar Negeri RI

Pjs. Corporate Secretary PIS, Vega Pita, mengatakan kapal tersebut sempat tertahan sejak awal Maret 2026 akibat konflik Amerika Serikat (AS)-Israel dan Iran.

Dia pun menjelaskan, keputusan perlintasan Gamsunoro diambil setelah mempertimbangkan risk assessment ketat selama satu bulan terakhir serta koordinasi intensif dengan Kementerian Luar Negeri.

“Kami berterima kasih kepada Kementerian Luar Negeri dan Kedutaan Besar RI di Tehran, Iran, atas dukungannya selama ini,” kata Vega dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis (25/6/2026) dikutip dari ANTARA.

Vega menambahkan, pemilihan waktu dan rute melintasi Selat Hormuz pun telah melalui pembahasan dan penilaian risiko yang sangat ketat.

“Kami mencatat puluhan persyaratan yang harus dipenuhi kapal, mulai dari asuransi, aspek teknis dan operasional, keamanan, hingga kesiapan kru, sehingga diputuskan kapal dapat mulai bergerak dari Teluk Arab,” ujar Vega.

Menempuh perjalanan selama 16 jam, kapal Gamsunoro mulai beranjak dari Teluk Arab, Rabu mulai pukul 01.06 waktu Dubai atau sekitar pukul 04.06 WIB.

Kapal melaju dengan kecepatan 7,5 knot dan tiba di mulut Selat Hormuz sekitar pukul 13.00 waktu setempat atau pukul 16.00 WIB. Empat jam kemudian, kapal dinyatakan berhasil melintasi selat dan mencapai titik aman.

Ia menambahkan, selama pelayaran kapal dimonitor selama 24 jam penuh. Awak kapal di laut terus berkoordinasi dengan tim di darat yang bersiaga di crisis center PIS untuk memastikan keamanan pelayaran.

Menurutnya, perusahaan juga terus berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan serta otoritas terkait lainnya untuk memantau perkembangan situasi secara real time dan memastikan seluruh langkah operasional dilakukan secara hati-hati.

Keberhasilan Gamsunoro melintasi Selat Hormuz dinilai menjadi bagian dari upaya PIS menjaga operasional pelayaran di tengah ketidakpastian geopolitik global, khususnya di salah satu jalur distribusi energi paling strategis di dunia.

Sementara itu, armada PIS lainnya yang berada di kawasan Teluk Arab, VLCC Pertamina Pride, saat ini sedang dalam tahap persiapan untuk bergerak dengan tetap mengevaluasi perkembangan keamanan, kondisi lalu lintas, kepadatan, dan risiko lainnya serta mempertimbangkan rekomendasi internasional.

“Terima kasih atas dukungan dan doa seluruh pihak serta masyarakat Indonesia untuk kapal Gamsunoro. Kami juga memohon dukungan dan doa bagi kapal VLCC Pertamina Pride agar dapat segera melintasi Selat Hormuz dengan aman,” tutup Vega.

Baca juga artikel terkait PT PERTAMINA

tirto.id - Flash News
Sumber: Antara
Editor: Siti Fatimah