Menuju konten utama

KAI Commuter Tambah 13 Perjalanan KRL Bogor Mulai 10 September

KAI Commuter menambah 13 perjalanan KRL Bogor mulai 10 September 2026. Total perjalanan KRL Jabodetabek kini menjadi 1.061 perjalanan.

KAI Commuter Tambah 13 Perjalanan KRL Bogor Mulai 10 September
Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line rute Bogor-Jakarta Kota melintas di Stasiun Juanda, Jakarta, Selasa (8/9/2026). KAI Commuter resmi menambah jumlah pembatalan perjalanan KRL Bogor Line menjadi total 17 perjalanan per hari yang berlaku mulai 7-30 September, guna perawatan intensif rangkaian kereta. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nz
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - KAI Commuter menambah 13 perjalanan Commuter Line Bogor mulai hari ini, Kamis (10/9/2026). Penambahan dilakukan setelah operator mengevaluasi kepadatan pengguna akibat pengurangan 17 perjalanan sejak Senin (7/9/2026) karena adanya perawatan sarana KRL.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, mengatakan penambahan perjalanan tersebut merupakan hasil evaluasi terhadap pola operasi Commuter Line Bogor selama penyesuaian jadwal.

"Langkah ini diambil dengan melakukan pengaturan pola peredaran sarana Commuter Line di seluruh lintas layanan untuk mengoptimalkan jumlah jadwal perjalanan," kata Karina dalam keterangan tertulis, Kamis (10/9/2026).

Menurut Karina, KAI Commuter akan merekayasa pola peredaran rangkaian Commuter Line di lintas Tanjung Priok untuk kemudian digunakan melayani perjalanan di lintas Bogor. Dengan langkah tersebut, jumlah perjalanan Commuter Line Bogor bertambah 13 perjalanan.

"Jadi mulai Kamis, [10/9] perjalanan Commuter Line Bogor ditambahkan kembali sebanyak 13 perjalanan. Dari total perjalanan Commuter Line Jabodetabek menjadi 1.061 perjalanan. Sebelumnya hanya 1.048 perjalanan pada tanggal 7 - 9 September," ujarnya.

Penambahan perjalanan tersebut ditujukan untuk mendukung kebutuhan dan ketersediaan kapasitas angkut pengguna Commuter Line Bogor.

Namun, pengalihan rangkaian dari lintas Tanjung Priok ke lintas Bogor berdampak pada operasional Commuter Line Tanjung Priok. Untuk sementara, layanan Commuter Line Priok akan menggunakan rangkaian Commuter Line Bandara Soekarno-Hatta (Basoetta).

KAI Commuter memastikan layanan, tarif, dan jadwal Commuter Line Priok tetap diberlakukan seperti layanan ketika menggunakan rangkaian KRL. Di sisi lain, penggunaan rangkaian Basoetta untuk layanan Tanjung Priok membuat jadwal perjalanan Commuter Line Basoetta harus disesuaikan.

"Mulai Kamis 10 September 2026 jadwal layanan perjalanan Commuter Line Basoetta dari 70 perjalanan menjadi 52 perjalanan," kata Karina.

KAI Commuter mengimbau pengguna Commuter Line Basoetta menyesuaikan jadwal perjalanan dengan perubahan tersebut. Bagi pengguna yang sudah memiliki tiket untuk perjalanan yang terdampak penyesuaian jadwal, KAI Commuter memberikan sejumlah opsi.

Pengguna dapat menggunakan tiket pada jadwal sebelum atau sesudah jadwal keberangkatan yang terdampak. Selain itu, pengguna dapat mengajukan pengembalian dana atau refund tiket sebesar 100 persen melalui loket di stasiun-stasiun Commuter Line Basoetta.

Informasi terbaru mengenai jadwal perjalanan dan pemesanan tiket Commuter Line Basoetta dapat diakses melalui aplikasi C-Access atau Access by KAI.

KAI Commuter menyatakan penyesuaian tersebut dilakukan sebagai bagian dari evaluasi operasional setelah adanya perawatan sarana KRL. Operator juga menyebut langkah tersebut sebagai upaya mengoptimalkan jumlah perjalanan Commuter Line setiap hari.

"Tentunya KAI Commuter menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang timbul pada penyesuaian sementara layanan perjalanan Commuter Line pada lintas pelayanan yang terdampak," tandas Karina.

Baca juga artikel terkait KAI COMMUTER atau tulisan lainnya dari Hanang Septioyudho

tirto.id - Flash News
Reporter: Hanang Septioyudho
Penulis: Hanang Septioyudho
Editor: Dipna Videlia Putsanra