Menuju konten utama

Jokowi WFH di Bogor saat Ada Demo Tolak Kenaikan Harga BBM di DKI

Meski Jokowi berada di Istana Bogor, pihak Istana berjanji tetap akan menerima perwakilan massa aksi demo tolak kenaikan harga BBM di Jakarta.

Jokowi WFH di Bogor saat Ada Demo Tolak Kenaikan Harga BBM di DKI
Presiden Joko Widodo bersama cucu Jan Ethes memberi makan ikan di kawasan Istana Bogor, Jawa Barat, Sabtu (8/12). ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/hp.

tirto.id - Presiden Joko Widodo berada di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat pada hari ini, Selasa (6/9/2022). Jokowi memilih berkegiatan di Istana Bogor ketika sejumlah elemen masyarakat menggelar aksi demonstrasi menolak kenaikan harga BBM.

"Memang terjadwal dari minggu lalu kan abis terima tamu negara di Bogor dan lanjut kegiatan hari ini di Bogor," kata Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono di Jakarta, Selasa (6/9/2022).

Meski Jokowi berada di Istana Bogor, Heru berjanji pihak Istana tetap akan menerima perwakilan dari massa aksi unjuk rasa. Ia tidak memungkiri akan ada pejabat yang akan mendengar aspirasi para demonstran menolak kenaikan harga BBM.

"Mungkin dari kepala staf kepresidenan (atau) dari mana, kami terima saja aspirasinya apa," kata Heru.

Heru pun membantah bahwa kegiatan Jokowi di Bogor adalah upaya menghindar aksi unjuk rasa. Ia menegaskan bahwa kegiatan Jokowi di Bogor sudah terjadwal sejak lama.

"Dari minggu lalu kita sudah terjadwal dari bahkan dari dua minggu yang lalu karena ada tamu negara hari senin, kegiatan di sana terus pak presiden lanjut," kata Heru.

'Enggak ada kami jadwalkan beliau di Bogor, kan kami gak tahu ada kenaikan BBM, ada demo. Kami nggak tahu," kata Heru.

TEATRIKAL MENOLAK KENAIKAN BBM SUBSIDI

Mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Tasikmalaya menggelar aksi teatrikal tutup mulut di depan Depot terminal Pertamina Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin (5/9/2022). ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/rwa.

Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin menambahkan bahwa Jokowi bisa saja ke Jakarta meski terjadwal berkegiatan di Bogor.

"Karena sudah terjadwal hari ini di Bogor seperti kemarin tiba-tiba ke Jakarta. Jadi Tidak masalah jadwal itu. Karena sudah dijadwal di Bogor, kalau ke Jakarta perlu ya ke Jakarta," ucap Bey.

Bey tidak berbicara spesifik soal kemungkinan Jokowi akan bertemu dengan demonstran. Namun, ia mengingatkan bahwa Presiden Jokowi menyilakan publik untuk menyuarakan penolakan selama sesuai koridor hukum yang berlaku.

"Prinsipnya presiden menyampaikan bahwa perbedaan pendapat itu wajar ada yang setuju kenaikan dan tidak setuju. Pak presiden juga menyampaikan kemarin yang penting tertib, tidak anarkis dan juga dalam koridor peraturan yang ada," kata Bey.

Baca juga artikel terkait DEMO TOLAK KENAIKAN HARGA BBM atau tulisan lainnya dari Andrian Pratama Taher

tirto.id - Politik
Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Bayu Septianto