Jokowi kepada Pendemo Kenaikan BBM: Sampaikan dengan Cara Baik-Baik

Reporter: Andrian Pratama Taher, tirto.id - 6 Sep 2022 08:23 WIB
Jokowi merespons rencana demo buruh atas kenaikan harga BBM yang digelar serentak di pelbagai daerah hari ini, Selasa (6/9/2022).
tirto.id - Presiden Joko WIdodo meminta masyarakat yang berdemo menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk menyampaikan aspirasi secara baik-baik. Hal itu merespons rencana demo buruh atas kenaikan harga BBM yang digelar serentak di pelbagai daerah hari ini, Selasa (6/9/2022).

"Ini kan negara demokrasi, sampaikan dengan cara baik-baik ya," Kata Jokowi di Sarinah, Jakarta, Senin (5/9/2022).

Dalam keterangan terpisah, para buruh yang tergabung dalam Partai Buruh dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) akan berdemonstrasi menolak kenaikan BBM hari ini. Unjuk rasa dilakukan serentak di 34 provinsi.


"Aksi ini diorganisir Partai Buruh dan organisasi serikat buruh, petani, nelayan, guru honorer, PRT, buruh migran, miskin kota, dan organisasi perempuan di 34 provinsi. Aksi serentak akan dilakukan di kantor gubernur," ujar Ketua Partai Buruh, Said Iqbal, Senin.

"Tujuannya adalah meminta gubernur membuat surat rekomendasi kepada Presiden dan Pimpinan DPR RI agar membatalkan kenaikan harga BBM," lanjut dia.

Demo di Jabodetabek akan diikuti 3.000-5.000 orang yang dipusatkan di depan Kompleks DPR RI. Aksi ini untuk menuntut pembentukan Panja atau Pansus BBM DPR RI.

Menurut Said Iqbal, aksi di DPR RI berlangsung sejak pukul 10.00 WIB dengan mengusung 3 (tiga) tuntutan yakni;

1. Tolak kenaikan harga BBM;
2. Tolak omnibus law UU Cipta Kerja; dan
3. Naikkan UMK 2023 sebesar 10-13 persen.


Baca juga artikel terkait DEMO TOLAK KENAIKAN HARGA BBM atau tulisan menarik lainnya Andrian Pratama Taher
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Gilang Ramadhan

DarkLight