Situasi Demo Buruh di Jakarta Hari ini: Tolak Kenaikan Harga BBM

Penulis: Alexander Haryanto, tirto.id - 6 Sep 2022 11:41 WIB | Diperbarui 7 Sep 2022 10:00 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Situasi demo buruh di Jakarta hari ini, Selasa, 6 September 2022, tolak kenaikan harga BBM terbaru.
tirto.id - Sejumlah kelompok elemen masyarakat, salah satunya Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia bersama Partai Buruh dijadwalkan menggelar demonstrasi tolak kenaikan harga BBM di depan gedung DPR RI hari ini, Selasa, 6 September 2022.

Presiden Jokowi resmi menaikkan harga BBM bersubsidi pada hari Sabtu, 3 September 2022. Jenis BBM yang naik adalah pertalite, solar dan pertamax.

Dengan kenaikan ini, maka harga pertalite dari Rp7.650 per liter menjadi Rp10.000 per liter, solar subsidi dari Rp5.150 per liter menjadi Rp6.800 per liter. Kemudian, pertamax nonsubsidi naik dari Rp12.000 jadi Rp14.500 per liter.

Merespons berbagai penolakan itu, Presiden Jokowi pun meminta pengunjuk rasa menyampaikan aspirasi dengan baik. "Sampaikan dengan cara-cara yang baik. Ya, ini kan negara demokrasi," ujarnya.


Situasi Terkini Demo Buruh di Jakarta

Menurut pantauan Antara News, massa yang tergabung dalam beberapa kelompok buruh sudah mulai terlihat sejak pukul 10.40 WIB. Mereka mendatangi pintu masuk atau gerbang utama Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat.

Para buruh itu datang menggunakan seragam berwarna hitam nuansa merah. Mereka berjalan kaki dari arah jalan layang (fly over) Senayan Jakarta Pusat ke arah pintu utama Gedung DPR RI.

Berdasarkan pengamatan, massa berjalan samapi menutupi hampir seluruh sisi Jalan Gatot Subroto yang mengarah ke Slipi. Alhasil, sebagian kendaraan yang melintas dialihkan ke jalur paling kanan hingga ke jalur bus TransJakarta.

AKSI TOLAK KENAIKAN HARGA BBM DI MAKASSAR
Sejumlah mahasiswa berunjuk rasa di depan kampus Universtas Islam Negeri (UIN), Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (5/9/2022). Dalam aksinya mereka menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). ANTARA FOTO/Abriawan Abhe/aww.


Presiden Partai Buruh, Said Iqbal mengatakan, demo para buruh dari Jabodetabek ini akan berpusat di gedung DPR. "Diperkirakan ada 2.000 buruh yang akan hadir," kata dia.

Sementara itu, para buruh yang tinggal di 20 provinsi Indonesia juga akan menggelar demo di setiap gedung Pemerintahan Provinsi pada hari Selasa ini.


Polisi Terjunkan 3.000 Personel

Di sisi lain, Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Komarudin memperkirakan, akan ada 11 elemen massa yang akan menggelar demo di Jakarta hari ini, dengan tuntutan tolak kenaikan harga BBM.

"Sementara di Jakarta Pusat ada beberapa elemen. Jika tidak salah sekitar 11 elemen tapi yang menyuarakan tolak kenaikan BBM hanya empat," kata Komarudin seperti dikutip Antara News.

Untuk itu, kata dia, akan ada sekitar 3.000 personel polisi gabungan dari Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Pusat yang diterjunkan untuk menjaga unjuk rasa. "Untuk di DPR, sekitar 3.000 personel," kata dia.

Komarudin mengatakan, pihaknya masih melihat situasi massa di lapangan terkait dengan pengalihan arus lalu lintas di depan gedung DPR.

"Rekayasa lalin kita tentatif kita, liat situasional. Jika tidak diperlukan, ya tidak akan kita tutup. Tapi jika memang jumlah massanya diperkirakan bisa menutup Jalan Gatot Subroto, ya (kita tutup)," jelasnya.


Baca juga artikel terkait DEMO BBM atau tulisan menarik lainnya Alexander Haryanto
(tirto.id - Politik)

Penulis: Alexander Haryanto
Editor: Iswara N Raditya

DarkLight