tirto.id -
Seluruh jemaah haji Indonesia mulai diberangkatkan dari Makkah ke Arafah hari ini, Rabu (4/6/2025) untuk menjalani prosesi wukuf yang akan dilaksanakan pada Kamis, 5 Juni 2025, besok.
Pemberangkatan jemaah terbagi dalam tiga gelombang, yakni pukul 07.00–11.00, 11.00–16.00, dan 16.00–21.00 waktu Arab Saudi.
"Kami menyusun berbagai skema mitigasi pergerakan jemaah, untuk memastikan seluruh jemaah terangkut ke Arafah. Jangan sampai ada yang tertinggal, tercecer, bahkan terabaikan," kata Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag, Hilman Latief, di Makkah.
Pada 9 Zulhijah (5 Juni 2025), seluruh jemaah telah berada di Arafah untuk melaksanakan wukuf. Usai Magrib, jemaah bergerak ke Muzdalifah untuk mabit, lalu melanjutkan perjalanan ke Mina dan bermalam hingga 12 atau 13 Zulhijah.
Setelah menyelesaikan mabit di Mina, jemaah yang memilih nafar awal maupun nafar tsani akan kembali ke Makkah secara bertahap. Seluruh pergerakan disesuaikan dengan kapasitas layanan penyedia (syarikah) dan kondisi di lapangan.
Untuk jemaah yang mengikuti skema murur, setelah wukuf dan masuk waktu Magrib, mereka langsung menuju Mina melalui Muzdalifah tanpa turun dari bus.
Sementara itu, jemaah lansia, penyandang disabilitas, dan yang memiliki komorbid mengikuti Safari Wukuf Khusus, dengan pendampingan tenaga medis, pembimbing ibadah, serta fasilitas hotel transit. Skema ini disiapkan agar mereka tetap dapat menjalankan rukun haji secara aman dan layak.
Hilman mengajak masyarakat Indonesia mendoakan kelancaran ibadah jemaah haji.
"Agar jemaah haji Indonesia diberikan kekuatan dan kemudahan dalam menuntaskan ibadahnya, dan pulang ke tanah air sebagai haji yang mabrur, yang manfaatnya terasa sepanjang umur, untuk diri, keluarga, dan bangsa," pungkasnya.
Baca juga artikel terkait HAJI 2025 atau tulisan lainnya dari Fahreza Rizky
tirto.id - Flash News
Reporter: Fahreza Rizky
Penulis: Fahreza Rizky
Editor: Bayu Septianto
Penulis: Fahreza Rizky
Editor: Bayu Septianto
Masuk tirto.id

































