tirto.id - Jadwal Indonesia Leagues Cup 2026-27 jika tidak ada perubahan akan dimulai pada 3 November 2026. Turnamen ini akan diikuti oleh tim-tim Super League dan Liga 2 Championship. Lalu, bagaimana dengan format dan regulasi pemain asing Indonesia League Cup 2026-27?
Pada bulan Mei 2026 lalu I.League secara resmi mengumumkan kompetisi pendamping Super League yaitu League Cup. Dulunya, kompetisi ini juga dikenal dengan nama Piala Indonesia, namun sudah lama tidak pernah digelar PSSI.
Update terbaru kompetisi Indonesia Leagues Cup 2026-27 akhirnya dirilis pada pekan ini. Terutama menyangkut format kompetisi dan regulasi pemain asing bagi setiap tim peserta.
Format Indonesia League Cup 2026-27 akan dimulai dengan babak grup. Seluruh tim peserta nantinya akan diundi ke dalam sebuah grup. Lalu setiap tim dalam satu grup akan saling berhadapan.
Sesuai rilis yang ada, jadwal babak grup Indonesia League Cup 2026-27 akan dibagi ke dalam tiga periode. Tepatnya pada tanggal 3-5 November, 24-26 November, dan 1-3 Desember 2026.
Kemudian akan digelar laga babak gugur 12 besar pada tanggal 15-17 Januari 2027. Setelah itu ada laga perempat final mulai tanggal 30-31 Januari 2027 yang sudah diikuti Persib Bandung dan Borneo FC, dua wakil Indonesia di kompetisi antarklub Asia musim 2026-27.
Delapan tim di babak perempat final akan bertarung memperebutkan tiket semifinal. Jadwal semifinal digelar pada tanggal 21 April 2027 disusul pertandingan final pada 19 Mei 2027.
Kemudian soal regulasi pemain asing, setiap tim hanya boleh mendaftarkan tiga pemain asing. Dengan demikian, setidaknya ada delapan pemain asing di tim-tim Super League yang tidak bisa bermain di Indonesia League Cup 2026-27.
Hal itu dilakukan demi menjunjung faktor keadilan bagi setiap tim. Sebab, tim-tim dari Liga 2 Championship hanya bisa mendaftarkan tiga pemain asing untuk liga. Satu hal menarik tentunya adalah tiga pemain asing yang telah didaftarkan tidak dapat diganti lagi ketika kompetisi sudah bergulir.
"Jika ada salah satu dari tiga pemain asing itu yang cedera parah atau pindah klub pada pertengahan musim, pemain tersebut tidak bisa diganti oleh pemain asing lainnya," kata Ferry Paulus selakuDirektur Utama I.League dikutip dari laman Antara.
Hal tersebut tentu bisa dimanfaatkan setiap klub untuk memaksimalkan talenta pemain lokal. Di tengah gempuran 11 pemain asing, pemain lokal di klub-klub Super League tentu butuh kompetisi lain untuk menyalurkan permainan terbaik mereka.
Sementara itu kepastian jadwal dan regulasi Indonesia League Cup 2026-27 disambut baik oleh klub peserta seperti PSIM Yogyakarta. Tim yang akan menjalani musim keduanya di Super League itu antusias dengan kehadiran kompetisi lain selain liga.
"Kami menyambut positif keputusan I.League untuk menggelar kembali League Cup mulai musim 2026-27. Seperti kita ketahui bahwa League Cup atau dulu dikenal dengan Piala Indonesia terakhir kali digelar pada 2018-19 atau sudah vakum tujuh musim," kata Iksan Mahar selaku Manajer Tim PSIM dikutip dari laman resmi klub.
"PSIM memang sudah mempersiapkan tim untuk menjalani dua kompetisi nasional. Kami percaya tim pelatih dan skuad yang telah disiapkan bisa tampil kompetitif di Super League dan League Cup," tambah Iksan.
PSM Makassar adalah tim terakhir yang bisa menjuarai Piala Indonesia atau kompetisi lain selain liga di Indonesia. Pada musim 2018-19 saat itu PSM menjadi juara setelah mengalahkan Persija Jakarta dengan skor agregat 2-1.
Saat memainkan leg 1 di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, PSM kalah 1-0 karena gol Ryuji Utomo. Tapi ketika giliran bermain di Makassar pada leg 2, PSM menang 2-0 melalui gol Aaron Evans dan Zulham Zamrun.
Penulis: Wan Faizal
Editor: Oryza Aditama
Masuk tirto.id































