tirto.id - Pemerintah akan menyalurkan dana bantuan sosial (bansos) untuk tahun 2026, termasuk PKH, BNPT, PIP, juga bansos beras 10 kg. Simak jadwal pencairannya beserta jumlah nominal besarannya dan cara cek status penerima bansos tahun ini.
Awal tahun menjadi penanda dimulainya kembali periode pencairan bansos. Para penerima manfaat wajib mengetahui jadwal pencairan dan nominalnya beserta cara cek status penerima bansos.
Tahun lalu, dilansir Antara (9/1/2026), Kementerian Sosial (Kemensos) telah menggelontorkan anggaran lebih dari Rp110 triliun untuk bantuan sosial reguler, penebalan bantuan sosial pada Juni dan Juli, serta BLTS untuk triwulan terakhir 2025.
Berdasarkan jumlah alokasi tersebut, Kementerian Sosial berhasil menjangkau sebanyak 33,2 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sesuai data yang terverifikasi.
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, memastikan bahwa program tetap berjalan untuk penyaluran bantuan sosial reguler tersebut, di antaranya Program Keluarga Harapan (PKH) bagi sekitar 10 juta KPM dan Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) untuk lebih dari 17 juta KPM.
Lalu, kapan pencairan bansos 2026 akan berlangsung? Simak jadwalnya beserta nominal dan cara cek status penerima bansos.
Jadwal Pencairan Bansos 2026 dan Nominalnya
Terdapat beberapa program bansos yang akan cair selama 2026 ini. Para penerima manfaat wajib mengetahui kategori bansos dan jadwal pencairannya.
Berdasarkan pola pencairan bantuan tahun sebelumnya, penyaluran bansos 2026 diperkirakan akan berlangsung dalam 4 tahap:
- Tahap 1: Januari-Maret 2026
- Tahap 2: April-Juni 2026
- Tahap 3: Juli-September 2026
- Tahap 4: Oktober-Desember 2026
Berikut ini daftar bansos yang akan cair pada 2026 beserta periode pencairannya dan nominal yang akan diterima:
Program Keluarga Harapan (PKH)
Bantuan PKH dipastikan tetap berlanjut pada 2026. Program ini menjadi bagian dari strategi nasional dalam menanggulangi kemiskinan dan melindungi kelompok rentan.Bantuan ini akan diberikan berdasarkan komponen dalam keluarga penerima. Setiap keluarga hanya boleh menerima bansos PKH maksimal 4 komponen. Berikut ini perkiraan besaran bantuan PKH berdasarkan skema sebelumnya:
- Ibu hamil/nifas: Rp3.000.000 per tahun atau Rp750.000 per tahap.
- Anak Usia Dini (0—6 tahun): Rp3.000.000 per tahun atau Rp750.000 per tahap.
- Siswa SD/Sederajat: Rp900.000 per tahun atau Rp225.000 per tahap.
- Siswa SMP/Sederajat: Rp1.500.000 per tahun atau Rp375.000 per tahap.
- Siswa SMA/Sederajat: Rp2.000.000 per tahun atau Rp500.000 per tahap.
- Lansia (60 tahun ke atas): Rp2.400.000 per tahun atau Rp600.000 per tahap.
- Penyandang Disabilitas Berat: Rp2.400.000 per tahun atau Rp600.000 per tahap
Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)
Bantuan ini merupakan program bansos yang diberikan dalam bentuk saldo elektronik, bukan uang tunai. Penyalurannya melalui akun elektronik milik penerima. BPNT diberikan sebesar Rp200.000 per KPM.Program Indonesia Pintar (PIP)
Program PIP bertujuan membantu anak-anak dari keluarga miskin, rentan miskin, atau prioritas untuk memperoleh pendidikan hingga lulus tingkat menengah. Besaran dana PIP yang diterima setiap jenjangnya berbeda-beda.Khusus program ini, mengacu penyaluran bantuan di tahun sebelumnya, berikut ini perkiraan jadwal pencairan bansos PIP 2026:
Termin 1
- Periode pencairan: Februari-April 2026
- Penerima: prrioritas untuk siswa kelas akhir (kelas 6, 9, dan 12) serta penerima dari data DTKS/KIP.
- Periode pencairan: Mei-September 2026
- Penerima: pencairan lanjutan untuk siswa usulan dinas pendidikan, hasil pemadanan data, dan aktivasi rekening baru.
- Periode pencairan: Oktober-Desember 2026
- Penerima: penyaluran sisa kuota, siswa usulan pemangku kepentingan, atau siswa yang baru melakukan aktivasi di akhir tahun.
- Siswa SMA/sederajat kelas 10 dan 11: Rp1,8 juta per tahun
- Siswa SMA/sederajat kelas 12: Rp900 ribu per tahun
- Siswa SMP/sederajat kelas 7 dan 8: Rp750 ribu per tahun
- Siswa SMP/sederajat kelas 9: Rp375 ribu per tahun
- Siswa SD/sederajat kelas 1—5: Rp450 ribu per tahun
- Siswa SD/sederajat kelas 6: Rp225 ribu per tahun
Bansos Beras 10 Kg
Program ini bertujuan untuk membantu keluarga Indonesia memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari serta menjaga ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat. Setiap bulannya, KPM yang terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan DTSEN) menerima sebanyak 10 kg beras.Namun, tahun ini, bansos beras 10 kg tidak disalurkan sepanjang tahun. Pemerintah hanya menetapkan penyaluran dalam 4 bulan tertentu, kendati belum mengumumkan tanggal pasti pencairannya.
Cara Cek Status Penerima Bansos
Sebelum melakukan pencairan bansos 2026, para penerima sebaiknya melakukan pengecekan status bantuan terlebih dahulu. Pengecekan status penerima bantuan dapat dilakukan secara online.
Berikut ini cara cek status penerima bansos 2026:
Cara Cek Bansos via WebKemensos
- Buka laman resmi Kemensos (https://cekbansos.kemensos.go.id)
- Isi data diri sesuai KTP pada formulir yang tersedia
- Sesuaikan kode captcha yang disediakan sistem sebagai verifikasi
- Ketuk pilihan “Cari Data” di bagian bawah
- Jika terdaftar sebagai penerima bansos, sistem akan memberikan keterangan “YA”.
Cara Cek Bansos via Aplikasi
- Unduh dan instal aplikasi Cek Bansos bagi yang belum punya
- Buka aplikasi dan pilih menu “Cek Bansos”
- Masukkan data diri yang diminta sesuai KTP
- Lakukan pemerintah verifikasi yang ditunjukkan sistem
- Ketuk pilihan “Cari Data”
- Sistem akan menampilkan informasi status bansos yang berhak diterima. Jika terdaftar sebagai penerima bansos, sistem akan memberikan keterangan “YA”.
Kontributor: Umu Hana Amini
Penulis: Umu Hana Amini
Masuk tirto.id































