Menuju konten utama

Izin Direstui hingga 2061, Freeport Tambah Investasi Rp337,9 T

Freeport berkomitmen menambah investasi 20 miliar dolar AS usai Indonesia menyetujui perpanjangan IUPK di Grasberg selama 20 tahun hingga 2061.

Izin Direstui hingga 2061, Freeport Tambah Investasi Rp337,9 T
Pekerja melintasi areal tambang bawah tanah Grasberg Blok Cave (GBC) yang mengolah konsentrat tembaga di areal PT Freeport Indonesia, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua, Rabu (17/8/2022). ANTARA FOTO/Dian Kandipi/wpa/hp/pri
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - CEO Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) Rosan Perkasa Roeslani mengungkapkan, Freeport-McMoRan telah berkomitmen menambah nilai investasinya di Indonesia sebesar 20 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp337,92 triliun (asumsi kurs Rp16.896 per dolar AS).

Seiring dengan komitmen tersebut, pemerintah Indonesia menyetujui perpanjangan Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) Freeport di Grasberg, Papua Tengah, selama 20 tahun.

Dengan demikian, perpanjangan IUPK Freeport akan berlaku untuk periode 2041-2061.

“Kemarin juga sudah ditandatangani kesepakatan, MoU antara Freeport dan juga pemerintah Indonesia, dalam hal ini kami mewakili atas mandat yang diberikan kepada kami, sehingga pihak Freeport bisa meningkatkan investasinya kurang lebih dalam 20 tahun ke depan nilainya itu 20 miliar dolar AS,” tuturnya dalam konferensi pers Perjanjian Perdagangan Timbal Balik Indonesia-AS secara daring, Jumat (20/2/2026).

Rosan menilai, kesepakatan ini akan memberikan dampak positif bagi penerimaan negara.

“Dan ini juga akan memberikan dampak yang positif, baik dari segi penerimaan pajak dan yang lain-lainnya,” kata dia.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan bahwa kesepakatan antara pemerintah Indonesia dan Freeport merupakan bagian dari upaya pengembangan pertambangan mineral kritis di Tanah Air.

“Di samping itu juga ada pengembangan critical mineral dalam hal ini adalah perpanjangan daripada report Memoran dari 2041 sampai 206,” ucapnya.

Sebagai informasi, penandatanganan nota kesepahaman (MoU) terkait perpanjangan izin usaha tambang Freeport dilakukan dalam ajang Business Summit yang digelar oleh US Chamber of Commerce di Washington, Rabu (18/2/2026) malam waktu AS.

Kesepakatan tersebut diteken oleh Rosan bersama President & CEO Freeport-McMoRan Kathleen Quirk serta Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas, dan disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

“Kami menginginkan hubungan terbaik dengan Amerika Serikat di semua bidang, secara politik maupun ekonomi,” kata Prabowo dalam acara tersebut.

Baca juga artikel terkait FREEPORT atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Insider
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Hendra Friana