tirto.id - Jaksa di Italia mengumumkan penangkapan sembilan orang yang diduga terlibat dalam penggalangan dana untuk Hamas melalui sebuah lembaga amal yang berbasis di Italia. Penangkapan tersebut dilakukan pada Sabtu dalam sebuah operasi yang dikoordinasikan oleh unit anti-mafia dan anti-terorisme.
Dalam pernyataan resmi, jaksa di Genoa, Italia utara, sebagaimana dikutip Reuters, Minggu (28/12/2025), menyebut para tersangka diduga terlibat dan telah memberikan pendanaan kepada kelompok organisasi gerakan nasionalisme Palestina, Hamas.
Para tersangka diduga mengalihkan dana sekitar 7 juta euro, atau setara 8,24 juta dolar AS, selama dua tahun terakhir. Dana tersebut awalnya dihimpun dengan alasan untuk kepentingan kemanusiaan.
Selain melakukan penangkapan, aparat kepolisian juga menyita aset dengan nilai lebih dari 8 juta euro. Penyelidikan kasus ini bermula dari ditemukannya transaksi keuangan mencurigakan, kemudian berkembang melalui kerja sama dengan otoritas Belanda dan sejumlah negara Uni Eropa lainnya. Proses koordinasi lintas negara tersebut difasilitasi oleh lembaga peradilan Uni Eropa, Eurojust.
Perdana Menteri Italia, GiorgiaMeloni, menyampaikan apresiasi kepada aparat penegak hukum atas “operasi yang sangat kompleks dan penting” yang berhasil mengungkap dugaan pendanaan Hamas melalui apa yang disebut sebagai organisasi amal.
Sementara itu, Kantor Perdana Menteri Israel belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar terkait kasus ini. Dukungan Meloni terhadap Israel dalam konflik melawan Hamas di Gaza sebelumnya telah memicu aksi protes besar dan berulang di berbagai kota di Italia.
Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, serangan Israel ke wilayah tersebut telah menyebabkan lebih dari 71.000 korban jiwa.
Penulis: Nabila Ramadhanty
Editor: Fahreza Rizky
Masuk tirto.id


































