Menuju konten utama

Info Gempa Sulawesi Tengah: Ada Susulan M5,1 dan 787 Rumah Rusak

Gempa susulan M5,1 kembali mengguncang Sulawesi Tengah. Sebanyak 787 rumah di Kabupaten Sigi rusak akibat gempa utama M6,7 sehari sebelumnya.

Info Gempa Sulawesi Tengah: Ada Susulan M5,1 dan 787 Rumah Rusak
Seorang anak memperhatikan bangunan yang mengalami kerusakan akibat gempa di Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (16/6/2026). Gempa bumi berkekuatan 6,7 magnitudo dengan kedalaman 10 km yang berada di darat 42 km tenggara Kota Palu, Sulawesi Tengah, pada Selasa (16/6) pukul 11:27 WITA tersebut tidak bepotensi tsunami namun menimbulkan kepanikan warga dan merusak sejumlah infrastruktur. ANTARA FOTO/Basri Marzuki/Lmo/YU
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa susulan bermagnitudo 5,1 di Sulawesi Tengah pada Rabu (17/6) pukul 01.29 WIB dan tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

BMKG dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, menyampaikan pusat gempa berada di darat pada koordinat 1,14 Lintang Selatan dan 120,33 Bujur Timur, sekitar 54 kilometer barat laut Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, dengan kedalaman lima kilometer.

“Gempa ini terjadi pada pukul 01.29 WIB dengan magnitudo 5,1 dan tidak berpotensi tsunami,” demikian keterangan BMKG.

BMKG menjelaskan gempa tersebut merupakan susulan dari gempa utama bermagnitudo 6,7 yang terjadi pada Selasa (16/6) siang di wilayah tenggara Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Gempa dangkal dengan kedalaman lima kilometer itu tergolong dapat menimbulkan guncangan yang dirasakan cukup kuat di sekitar wilayah pusat gempa.

Hasil pemodelan BMKG menunjukkan aktivitas tektonik tersebut tidak memicu potensi tsunami di wilayah pesisir Sulawesi Tengah.

Gempa M6,7 Rusak 787 Rumah di Sigi

Sebelumnya, gempa bermagnitudo 6,7 akibat aktivitas Sesar Sausu dilaporkan menyebabkan kerusakan sejumlah fasilitas umum di Kota Palu, Kabupaten Sigi, dan Parigi Moutong, termasuk keretakan Jembatan III Palu serta jatuhnya plafon di beberapa bangunan.

Pemerintah Kabupaten Sigi mencatat sebanyak 787 rumah rusak di lima kecamatan akibat gempa bumi yang terjadi di daerah tersebut.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sigi Henri Kusuma mengatakan untuk rincian bangunan rusak di wilayah itu yakni 707 rumah rusak ringan, 68 rusak sedang dan 12 rusak berat.

"Data sementara hingga malam ini terdapat 17 desa yang tersebar di lima Kecamatan yakni Sigi Kota, Palolo, Nokilalaki, Tanambulava dan Lindu yang terdampak parah akibat gempa bumi," kata Henri di Sigi, Selasa (16/6/2026).

Dia mengemukakan total warga terdampak gempa bumi di kabupaten Sigi mencapai 912 Kepala keluarga dengan 1.412 jiwa.

"Jadi ada satu warga meninggal dunia, 42 orang luka ringan dan 13 warga luka berat. Semua korban sudah ditangani tim kesehatan dari puskesmas serta RSUD Torabelo," sebutnya.

Baca juga artikel terkait GEMPA PALU atau tulisan lainnya dari Antara

tirto.id - Flash News
Penulis: Antara
Editor: Dipna Videlia Putsanra