Menuju konten utama

Info BMKG: Peringatan Dini Gelombang Tinggi hingga 14 Februari

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Jawa bagian timur dan Samudra Pasifik utara Maluku.

Info BMKG: Peringatan Dini Gelombang Tinggi hingga 14 Februari
Petugas memantau pusaran siklonik melalui layar monitor di Stasiun Klimatologi Badan Meteorologi Dan Geofisika (BMKG) Karangploso, Malang, Jawa Timur, Jumat (5/1/2024). ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/YU

tirto.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang laut tinggi yang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah perairan Indonesia pada 11 hingga 14 Februari 2026.

Direktur Meteorologi Maritim BMKG, Eko Prasetyo, mengatakan pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari timur laut hingga timur dengan kecepatan 5-20 knot, sedangkan di wilayah selatan bertiup dari barat daya hingga barat laut dengan kecepatan 3-16 knot.

"Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Jawa bagian timur dan Samudra Pasifik utara Maluku, yang berkontribusi terhadap peningkatan tinggi gelombang di sejumlah perairan," kata Eko dalam keterangannya, Rabu (11/2/2026) dilansir dari Antara.

BMKG memprakirakan gelombang setinggi 1,25-2,5 meter berpeluang terjadi di Selat Malaka bagian utara, Samudra Hindia barat Kepulauan Nias, Bengkulu, Aceh, Kepulauan Mentawai, Lampung, serta Samudra Hindia selatan Banten, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTB, dan NTT.

Gelombang dengan ketinggian serupa juga berpotensi terjadi di Laut Natuna Utara, Laut Jawa bagian timur, Laut Bali, Laut Flores, Laut Seram, Laut Sumbawa, Laut Banda, Laut Maluku, Laut Arafuru bagian tengah, utara dan timur, Selat Karimata bagian utara, serta Selat Makassar bagian selatan.

Sementara itu, gelombang lebih tinggi pada kisaran 2,5-4 meter berpeluang terjadi di Samudra Pasifik utara Maluku, Papua Barat, Papua Barat Daya, dan Papua.

BMKG mengingatkan potensi gelombang tinggi tersebut berisiko terhadap keselamatan pelayaran, terutama bagi perahu nelayan apabila kecepatan angin melebihi 15 knot dan gelombang di atas 1,25 meter, kapal tongkang dengan angin lebih dari 16 knot dan gelombang di atas 1,5 meter, serta kapal ferry jika angin melebihi 21 knot dan gelombang di atas 2,5 meter.

"Masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di wilayah pesisir diminta tetap waspada dan memantau informasi cuaca maritim terkini dari BMKG," kata Eko Prasetyo.

Baca juga artikel terkait INFO BMKG

tirto.id - Flash News
Sumber: Antara
Editor: Bayu Septianto