Menuju konten utama

Indonesia Miliki Prevalensi Tertinggi Hepatitis B di Asia Tenggara

Prevalensi hepatitis B Indonesia saat ini sebesar 7,1 persen.

Indonesia Miliki Prevalensi Tertinggi Hepatitis B di Asia Tenggara
Ilustrasi Hepatitis. foto/Istockphoto

tirto.id - Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Tiffany Tiara Pakasi, mengungkapkan bahwa Indonesia memiliki prevalensi hepatitis B tertinggi di wilayah Asia Tenggara yaitu sebesar 7,1 persen.

Hal ini berdasarkan data dari Kantor Regional World Health Organization (WHO) atau Organisasi Kesehatan Dunia untuk Asia Tenggara.

“Indonesia itu cukup tinggi prevalensi hepatitis B-nya. Bahkan, Indonesia tertinggi di South-East Asia Region [wilayah Asia Tenggara]. Yaitu sekitar 7,1 persen atau di angka sekitar 18 juta orang,” ucap Tiara via Zoom dalam konferensi pers daring bertajuk “Hari Hepatitis Sedunia 2022”, yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube Kementerian Kesehatan RI pada Kamis (28/7/2022).

Kantor Regional WHO untuk Asia Tenggara mencatat bahwa negara yang memiliki prevalensi hepatitis B tertinggi kedua dan ketiga yaitu Myanmar dengan 6,5 persen serta Bangladesh dan Timor Leste yang masing-masing 5,5 persen. Lalu diikuti oleh Thailand 5,1 persen, Korea Utara (Korut) 5 persen, Bhutan 2 persen, India 1,7 persen, Maldives 1,4 persen, Nepal 0,9 persen, dan Sri Lanka 0,5 persen.

Masih berdasarkan data dari Kantor Regional WHO untuk Asia Tenggara, Tiara juga menyebut bahwa prevalensi hepatitis C Indonesia menduduki peringkat ke-3 di wilayah Asia Tenggara, yaitu sebesar 1 persen. Peringkat pertama dan kedua yaitu Myanmar 2,81 persen dan Thailand 2,46 persen.

Adapun Indonesia diikuti oleh Bangladesh 0,75 persen, India 0,56 persen, Bhutan dan Nepal 0,47 persen, Maldives 0,41 persen, Korut 0,34 persen, Timor Leste 0,29 persen, dan Sri Lanka 0,28 persen.

“Jadi posisinya seperti ini. Untuk hepatitis C, kita peringkat tiga di South-East Asia Region dengan angka satu persen,” ujar Tiara.

Dia menerangkan, hepatitis itu merupakan peradangan hati yang disebabkan oleh infeksi dan non infeksi. Hepatitis yang disebabkan oleh infeksi ini paling umum adalah akibat virus hepatitis, yaitu ada virus hepatitis A, B, C, D, dan E. Serta juga dapat disebabkan oleh infeksi virus lain, parasit, dan bakteri.

Baca juga artikel terkait HEPATITIS B atau tulisan lainnya dari Farid Nurhakim

tirto.id - Kesehatan
Reporter: Farid Nurhakim
Penulis: Farid Nurhakim
Editor: Restu Diantina Putri