Menuju konten utama

Indonesia-Jepang Teken Kerja Sama Dagang 22,6 Miliar Dolar AS

Kerja sama perdagangan tersebut terjalin di sejumlah sektor, mulai dari energi dan mineral kritis, pariwisata, maritim dan keamanan, hingga pendidikan.

Indonesia-Jepang Teken Kerja Sama Dagang 22,6 Miliar Dolar AS
Presiden Prabowo Subianto di Forum Bisnis Indonesia-Jepang. (Instagram/@sekretariat.kabinet)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Indonesia dan Jepang resmi menandatangani sejumlah kerja sama perdagangan dengan nilai total mencapai 22,6 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau sekitar Rp384,25 triliun (asumsi kurs Rp17.002 per dolar AS). Kesepakatan kerja sama perdagangan ini berhasil dicapai dalam sesi Japan-Indonesia Business Forum di Tokyo, Jepang, Senin (30/3/2026).

"Saya kira ada beberapa sektor ya," kata Menteri Luar Negeri (Menlu), Sugiono, saat memberikan keterangan pers kepada awak media.

Kerja sama perdagangan tersebut terjalin di sejumlah sektor, mulai dari energi dan mineral kritis, pariwisata, maritim dan keamanan, hingga pendidikan.

Sugiono menilai, Jepang merupakan mitra yang sangat strategis bagi Indonesia. Bahkan, Jepang merupakan salah satu dari lima investor terbesar di Indonesia.

"Dan dalam sejarahnya juga merupakan partner yang sangat penting bagi Indonesia," tambah dia.

Dalam keterangan terpisah yang diunggah di akun Instagram Sekretariat Kabinet, dijelaskan ada 10 nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) yang dijalin oleh perusahaan-perusahaan dari kedua negara. Kerja sama strategis yang diteken di hadapan Presiden Prabowo Subianto ini menjadi simbol kuat komitmen dunia usaha Indonesia dan Jepang dalam memperluas kolaborasi konkret sekaligus menunjukkan tingginya kepercayaan Jepang terhadap proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan.

Daftar kerja sama yang diumumkan antara lain:

• MoU tentang produksi metanol dengan memanfaatkan emisi CO2 dari PKT di Bontang, Kalimantan Timur antara PT Pupuk Kalimantan Timur dan PT. Kaltim Methanol Industri;

• MoU tentang keria sama di bidang perdagangan, niaga, dan investasi antara Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN Indonesia) dan Japan Chamber of Commerce and Industry;

• Kerja sama strategis untuk pengembangan Lapangan Gas Abadi di Blok Masela, Indonesia antara PT Pertamina (Persero) dan INPEX

• MoU untuk peluang kemitraan potensial di sektor hulu minyak dan gas di Indonesia dan Asia Tenggara antara PT Pertamina Hulu Enerai dan INPEX;

• MoU tentang Pengembangan ekosistem semikonduktor di Indonesia dan Jepang; desain dan manufaktur chip elektronik serta kecerdasan buatan antara PT Eblo Teknologi Indonesia dan Hayashi Kinzoku Co., Ltd.;

• MoU terkait berbagai kajian menuju realisasi Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Rajabasa antara PT Supreme Energy Rajabasa dan INPEX

• MoU antara SMBC Indonesia dan Pegadaian untuk berkontribusi pada ekosistem emas Indonesia serta inklusi keuangan antara PT Pegadaian dan PT Bank SMBC Indonesia;

• MoU tentang Indonesia-Japan Strategic Beauty Partnership antara PT Nose Herbal Indo dan 2Wav World;

• MoU tentang Mandiri Aviation Leasing Fund antara Danantara dan Mandiri Investment Manaqement dan SMBO Aviation Capital;

• MoU tentang Penquatan hubungan keria sama antara JETRO dan PT Danantara Investment Management.

Baca juga artikel terkait KERJA SAMA DAGANG atau tulisan lainnya dari Qonita Azzahra

tirto.id - Flash News
Reporter: Qonita Azzahra
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Andrian Pratama Taher