tirto.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambrol pada perdagangan hari ini, Rabu (4/3/2026) usai Fitch Ratings dikabarkan menurunkan prospek (outlook) peringkat utang Indonesia menjadi negatif.
Mengutip data RTI, IHSG ditutup melemah tajam 343,19 poin atau 4,32 persen ke level 7.596 di penghujung sesi perdagangan pertama. Sepanjang sesi perdagangan, indeks bergerak di rentang 7.584 hingga 7.897, dengan tekanan jual terjadi sejak awal perdagangan.
Sementara itu, pagi tadi, IHSG dibuka di level 7.896,38, namun terus tertekan hingga menyentuh level terendah harian di 7.584,86. Tekanan jual yang masif tercermin dari dominasi saham yang melemah, dengan 713 saham turun, sementara hanya 63 saham menguat dan 37 saham stagnan.
Aktivitas transaksi juga tercatat cukup tinggi. Volume perdagangan mencapai 35,08 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp18,11 triliun. Frekuensi transaksi tercatat sebanyak 2,12 juta kali.
Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia ikut tergerus dan tercatat sebesar Rp13.572,62 triliun. Tekanan jual juga tercermin dari pergerakan seluruh indeks sektoral yang kompak berada di zona merah.
Pelemahan terdalam terjadi pada sektor barang baku (IDXBASIC) yang anjlok 8,07 persen, disusul sektor transportasi (IDXTRANS) turun 6,95 persen dan sektor barang konsumsi siklikal (IDXCYCLIC) melemah 5,91 persen.
Sektor energi (IDXENERGY) dan infrastruktur (IDXINFRA) masing-masing terkoreksi 5,27 persen dan 5,37 persen, sementara sektor industri (IDXINDUST) turun 4,82 persen.
Adapun sektor keuangan (IDXFINANCE) melemah 3,05 persen, properti (IDXPROPERT) turun 3,33 persen, konsumsi non-siklikal (IDXNONCYC) terkoreksi 3,67 persen, teknologi (IDXTECHNO) turun 2,60 persen, dan sektor kesehatan (IDXHEALTH) menjadi yang paling terbatas pelemahannya dengan koreksi 2,22 persen.
Penulis: Hendra Friana
Editor: Hendra Friana
Masuk tirto.id





































