tirto.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup memerah ke level 8.016,832 pada perdagangan Senin (2/3/2026). Melemahnya indeks sebesar 2,65 persen dipicu oleh sentimen negatif penutupan Selat Hormuz yang memukul hampir seluruh sektor, kecuali sektor energi yang justru menguat di tengah kekhawatiran pasokan minyak dunia.
Mengutip RTI Business, indeks terkoreksi 218,6 poin atau sebesar 2,65 persen dari perdagangan hari sebelumnya yang finish di posisi 8.235,455. Pergerakan IHSG sepanjang hari ini diwarnai oleh 108 saham menguat, 671 melemah dan 41 saham stagnan atau belum mengalami perubahan. Kapitalisasi pasar BEI tercatat sebesar Rp14.370,61 triliun.
Aktivitas perdagangan di bursa tercatat cukup aktif dengan 56,6 miliar saham berpindah tangan melalui 3.652.154 kali transaksi. Sementara nilai jual-beli saham tersebut tercatat mencapai Rp29,83 triliun.
Dari sisi sektoral, performa indeks bergerak beragam dengan sektor siklikal menjadi pendorong utama dengan koreksi tajam sebesar 7,41 persen.
Penurunan inj juga dialami sektor industri dengan koreksi 5,38 persen, infrastruktur 4,34 persen, transportasi 4,32 persen, dan properti 4,18 persen.
Satu-satunya sektor yang mengalami peningkatan hanya sektor energi dengan 1,7 persen. Peningkatan sektor energi ini imbas dari penutupan Selat Hormuz oleh Iran yang berdampak pada kekhawatiran terhadap pasokan minyak dan gas dunia.
Penulis: Nanda Aria
Editor: Siti Fatimah
Masuk tirto.id


































