Hunian Warna-Warni di Tepi Sungai Brantas

Pemandangan kampung warna-wani di bantaran Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas di kawasan Jodipan, Malang, jawa Timur. tirto.id/Andrey Gromico
9 Juli 2017
Italia memiliki objek wisata Kota Cingue Terre di La Spezia sebagai ikon kota corak berwarna-warni. Begitu pula dengan Favela, pemukiman kumuh di Rio de Jenerio Brazil dicat beraneka warna oleh warga setempat. Namun kini, Indonesia juga punya kawasan serupa , yaitu Kampung Warna-Warni dan Kampung Tridi di kawasan Jodipan, Malang, Jawa Timur.

Lokasi Kampung Tridi berseberangan dengan Kampung Warna-warni . Kedua kampung ini dibatasi oleh aliran sungai Brantas. Kedua kampung itu sendiri terdapat sekitar 300an unit rumah Rumah-rumah itu dicat di bagian luar dan atap. Sebagian ada yang diukir sehingga tampak lebih indah.

Awalnya, kampung ini merupakan permukiman kumuh di bantaran sungai pada umumnya. Bahkan menjadi 11 kampung kumuh di Indonesia. Namun saat ini Kampung yang yang terletak di bantaran Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas ini sekarang menjadi destinasi wisata di Kota Malang.

Di Kampung Tridi Setiap dinding rumah dihiasi dengan beraneka ragam mural tiga dimensi. Dereatan gambar juga menghiasi gang-gang atau lorong-lorong kampung tersebut. Sedangkan Kampung Warna-warni yang letaknya berseberangan ini hampir mirip dengan Kampung Tridi. Bedanya, Kampung Warna-warni tidak banyak mural namun sekadar rumah-rumah yang dicat beragam warna.

Setiap hari, ratusan warga yang mengunjungi kampung yang ada di pinggir sungai Brantas itu. Bahkan, sejumlah turis asing juga sudah sempat mengunjungi kampung tersebut.
a