tirto.id - PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) menegaskan bahwa ekspansi outlet tetap menjadi salah satu fokus utama. Director Investor Relations HRTA Thendra Crisnanda menjelaskan, perusahaan telah menargetkan 100 gerai baru pada 2025.
Target ini sejalan dengan strategi memperkuat segmen ritel yang dianggap sebagai masa depan bisnis emas.
“Target dari manajemen masih on the track. Untuk outlet milik sendiri, kami menargetkan penambahan 10 hingga 15 outlet setiap tahunnya. Tahun 2025 ditargetkan mencapai total 100 outlet, dibandingkan tahun lalu yang berada di 85 outlet,” ujar Thendra melalui Zoom Meeting, Senin (8/9/2025).
Hingga pertengahan 2025, perusahaan tercatat telah merealisasikan 93 toko, mendekati target tahunan. Ekspansi outlet juga mulai menyasar luar Pulau Jawa, yakni di Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.
Haikal optimistis bahwa langkah ini mampu menangkap potensi permintaan emas, baik perhiasan maupun logam mulia, di wilayah yang kaya komoditas.
Selain ekspansi gerai, penjualan emas batangan masih menjadi penopang utama bisnis. Hingga semester I 2025, total penjualan emas HRTA mencapai 8,8 ton, dengan porsi 92 persen berasal dari emas batangan dan hanya 8 persen dari perhiasan.
"Untuk di 2025 ada kemungkinan untuk porsi dari emas batangan itu bisa meningkat hingga 95 persen di tahun 2025. Dan memang dari sisi volume kami menargetkan untuk sekitar 20 hingga 30 persen, di mana memang untuk di target di 2025 mencapai 17 hingga 18 ton," ujar Investor Relation Manager HRTA, Catherina Vincentia.
Di sisi investasi, HRTA telah menyerap lebih dari 55 persen belanja modal (CapEx) pada semester I, dengan alokasi terbesar untuk pembangunan pabrik terintegrasi yang ditargetkan rampung kuartal IV 2025. Kapasitas produksi refinery juga akan ditingkatkan signifikan dari 18 ton menjadi 30 ton pada akhir 2025 atau awal 2026.
"Untuk maksimal kami bisa tingkatkan kapasitas refinery dari kami itu full itu dari 18 ton menjadi untuk 30 ton di akhir tahun 2025 atau awal tahun 2026," jelasnya.
Penulis: Natania Longdong
Editor: Hendra Friana
Masuk tirto.id






































