Menuju konten utama

Hoaks Video Menteri Keuangan Purbaya Bagikan Bantuan Sosial

Video yang menampilkan sosok Purbaya berkata akan membagikan bansos merupakan video yang dimanipulasi menggunakan kecerdasan buatan (AI).

Hoaks Video Menteri Keuangan Purbaya Bagikan Bantuan Sosial
Periksa Fakta Purbaya Al Bagi Bansos. tirto.id/Fuad
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Belakangan ini, beredar berbagai konten di media sosial yang mengatasnamakan pejabat negara dan menawarkan bantuan kepada masyarakat. Konten semacam ini kerap menarik perhatian publik karena menyentuh kebutuhan ekonomi, sehingga perlu dicermati kebenarannya.

Beredar sebuah video yang menampilkan Menteri Keuangan Purbaya berkata akan membagikan bantuan sosial untuk modal usaha dan bayar utang. Video ini diunggah oleh akun Facebook @Purbaya Yudhi Sadewa (arsip) pada Kamis (15/01/2025).

“Bansos untuk seluruh rakyat Indonesia,” tulis pengunggah di keterangan unggahan.

Periksa Fakta Purbaya Al Bagi Bansos

Periksa Fakta Purbaya Al Bagi Bansos. foto/hotline. foto/hotline periksa fakta tirto

Dalam video berdurasi 11 detik tersebut, tampak sosok Purbaya mengenakan seragam lengkap dengan lencana. Ia berbicara di atas podium dengan mikrofon.

“Siapa disini yang membutuhkan modal usaha atau buat bayar hutang, saya akan membantu anda sekarang jika anda sudah menyukai dan bagikan postingan ini, hubungi saya sekarang,” ucapnya dalam video tersebut.

Hingga Rabu (28/01/2026), video itu sudah ditonton hingga sekitar 19,6 ribu kali serta mendapatkan 301 tanda reaksi, 83 komentar dan 39 kali dibagikan. Video serupa juga ditemukan di TikTok, yaitu ini dan ini.

Melalui kolom komentar, banyak masyarakat yang mempercayai video tersebut dan menuliskan kebutuhan bantuan yang mereka harapkan.

“Hadir Pak, saya membutuhkan bantuan buat modal usaha dan bayar utang,” tulis salah satu komentar.

Lantas, benarkah Purbaya membagikan bantuan sosial melalui video yang beredar?

Penelusuran Fakta

Tim pemeriksa fakta Tirto melakukan penelusuran terhadap video yang menampilkan sosok Menteri Keuangan Purbaya dengan mengamati kesesuaian antara gerak bibir dan suara yang terdengar. Ditemukan sebuah kejanggalan dari video yang beredar, yaitu pergerakan mulut yang tidak selaras dengan audio, yang menjadi ciri umum dari konten hasil manipulasi kecerdasan buatan (AI).

Untuk memastikan temuan tersebut, kami memeriksa video tersebut menggunakan alat pendeteksi AI Hive Moderation. Hasil analisis menunjukkan bahwa video itu terindikasi kuat sebagai konten buatan AI dengan tingkat probabilitas mencapai 99,8 persen. Hal ini memperkuat kesimpulan bahwa video yang beredar bukanlah rekaman asli, melainkan hasil rekayasa teknologi AI.

Pemeriksaan video hoaks Purbaya Bagi-Bagi Bansos melalui Hive Moderation

Selain itu, kami juga melakukan penelusuran visual menggunakan Google Lens untuk mencari sumber atau video serupa yang berkaitan dengan cuplikan tersebut. Hasil penelusuran tidak menemukan video yang benar-benar identik dengan video yang beredar. Namun, ditemukan rekaman lain yang memperlihatkan Menteri Keuangan Purbaya mengenakan seragam dan lencana yang serupa.

Penelusuran lebih lanjut menunjukkan bahwa momen tersebut berasal dari sebuah video yang diunggah di kanal YouTube resmi @IDX Channel. Video tersebut merekam kehadiran Purbaya dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun resmi Bea dan Cukai ke-79 yang berlangsung pada 13 Oktober 2025. Dalam acara tersebut, Purbaya mengenakan seragam resmi Bea dan Cukai lengkap dengan lencana kehormatan.

Meski demikian, dalam video asli tersebut, Purbaya tidak menyampaikan pernyataan apa pun terkait pembagian bantuan sosial, baik untuk modal usaha maupun pelunasan utang.

Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelusuran, klaim yang menyebutkan bahwa Menteri Keuangan Purbaya membagikan bantuan sosial untuk modal usaha dan pembayaran utang melalui video yang beredar adalah tidak benar. Hasil penelusuran menunjukkan bahwa klaim tersebut bersumber dari video hasil manipulasi kecerdasan buatan (AI) dan tidak merepresentasikan pernyataan atau momen serupa yang ditemukan di dokumentasi resmi IDX Channel.

Dengan demikian, klaim tersebut merupakan informasi hasil AI (video yang dimanipulasi/altered video) dan bersifat menyesatkan (false and misleading).

Baca juga artikel terkait PURBAYA YUDHI SADEWA atau tulisan lainnya dari Tim Riset Tirto

tirto.id - Periksa Fakta
Penulis: Tim Riset Tirto
Editor: Tim Riset Tirto