tirto.id - PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) menyiapkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sekitar Rp1,3 triliun pada 2026. Dana tersebut akan digunakan untuk pembangunan rumah sakit baru, renovasi rumah sakit yang telah beroperasi, serta pembelian alat medis.
Direktur HEAL Yustinus Emmanuel Herawan mengatakan alokasi capex tahun ini mencakup pembangunan dua rumah sakit yang telah diresmikan perseroan pada 2026, yakni Hermina Badung Bali dan Hermina Kepanjen.
“Capex tahun ini berkisar sekitar Rp1,3 triliun, yang mana penggunaannya merupakan kombinasi antara pembangunan rumah sakit baru,” kata Yustinus dalam Public Expose Live 2026, Selasa (8/9/2026).
Hermina Badung Bali merupakan rumah sakit ke-53 HEAL yang diresmikan pada 9 April 2026. Sementara itu, Hermina Kepanjen di Kabupaten Malang menjadi rumah sakit ke-54 dan diresmikan pada 26 Agustus 2026.
Yustinus mengatakan sebagian alokasi capex masih digunakan untuk penyelesaian dan pengembangan kedua rumah sakit tersebut. Selain ekspansi, perseroan mengalokasikan belanja modal untuk renovasi rumah sakit yang telah beroperasi, terutama untuk mengoptimalkan layanan non-BPJS.
Renovasi dilakukan antara lain dengan memisahkan alur layanan BPJS dan non-BPJS agar perseroan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kepada pasien.
Capex juga digunakan untuk membeli peralatan medis guna mendukung pengembangan layanan di sejumlah rumah sakit. Pengadaan tersebut diarahkan untuk memperkuat sejumlah Center of Excellence yang dimiliki HEAL.
“Kami harapkan dengan pembelian alat medis ini dapat melengkapi lini layanan kami dan menguatkan Center of Excellence di rumah sakit-rumah sakit tersebut,” ujar Yustinus.
Ekspansi jaringan rumah sakit HEAL juga akan berlanjut setelah pembukaan dua rumah sakit pada 2026. Presiden Direktur HEAL Yulisar Kiat mengatakan perseroan menargetkan pembukaan sedikitnya dua rumah sakit setiap tahun.
“Strategi kami adalah tetap tumbuh,” kata Yulisar.
Pada 2026, HEAL telah membuka dua rumah sakit dengan skema greenfield. Ke depan, perseroan akan mengombinasikan ekspansi greenfield dan brownfield, termasuk melalui peluang akuisisi rumah sakit yang sudah beroperasi.
“Saat ini ada beberapa potensi Brownfield yang kemungkinan kita bisa akuisisi dan kami tetapkan setiap tahun minimal 2 rumah sakit,” ujarnya.
Penulis: Nanda Surya
Editor: Hendra Friana
Masuk tirto.id






































