tirto.id - Hasil Rudy Golden Boy vs Paris Jilid 2 yang digelar pada Sabtu (7/2/2026) malam di W Super Club Gatsu, Jakarta berakhir dengan spektakuler. Berbeda dari duel pertama yang kurang gereget, kali ini Paris Pernandes unjuk kebolehan meski harus bertarung di rule kixk boxing. Di sisi lain, Rudy Golden Boy mempertajam rekornya jadi menang 2-0 atas Paris.
Dalam HSS 7, terdapat 2 co-main event atau partai utama, yaitu KKAjhe vs Brian Lawitan dii boxing kelas super feather weight. Juga, Rudy Golden Boy vs Paris Pernandes dalam kelas welterweight kickboxing. Duel Rudy vs Paris adalah laga kedua antara CEO Bakuhantam lawan CEO HSS. Sebelumnya, di HSS 6, Rudy Golden Boy menang angka mutlak (unanimous decision) setelah pertarungan 5 ronde.
Saat itu, pertarungan di HSS 6 dimainkan dalam aturan tinju, yang artinya Rudy Golden Boy harus menyeberang dari kebiasaannya. Kini, di HSS 7, giliran Paris Pernandes yang harus bertarung di kick boxing. Laga pada Sabtu (7/2) berjalan dalam 5 ronde.
Hasil Rudy Golden Boy vs Paris 2 Siapa yang Menang?
Dalam laga pemungkas HSS 7, Rudy Golden Boy datang dari red corner. Di video jelang kemunculannya, Rudy menukil highlight pertarungan pertamanya lawan Paris. Sang CEO Bakuhantam menyebutkan saat itu terjadi 17 pukulan Paris di belakang kepala. Ia juga siap menunjukkan duel sesungguhnya kala turun di kick boxing.
Dari total 10 kali laga di kickboxing, rekor Rudy Golden Boy adalah 8 menang dan 2 kalah. Ini jauh dibandingkan dengan Paris Pernandes yang datang dari sudut biru. Sosok petinju yang terkenal dengan ucapan "Salam dari Binjai", mengaku siap keluar dari zona nyaman untuk menghadapi Rudy sang legenda.
Ronde pertama Rudy Golden Boy vs Paris Pernandes berjalan tidak seimbang. San CEO Baku Hantam mendominasi duel. Ada sebuah kejadian ketika Rudy tidak sengaja melakukan illegal move yang membuat Paris jatuh terduduk. Di sisi lain, sang CEO HSS masih tetap bisa tersenyum menjalani laga yang di luar pakemnya ini.
Pada ronde kedua, Paris berusaha agresif. Dengan waktu yang hanya 2 menit, ia bisa menahan agar Rudy tidak lebih banyak menekannya lagi. Momentum itu dipertahankan oleh Paris Pernandes saat masuk ronde 3. Ia meladeni Rudy untuk baku tendang. Namun, Rudy Golden Boy menghadiahkan middle kick kaki kanan ditambah straight ke wajah sang lawan.
Hook kanan Paris mengenai Rudy di ronde keempat. Ada momen lain ketika illegal move dilakukan sang CEO HSS kepada CEO Baku Hantam. Namun, di sisa 40 detik ronde tersebut, Rudy menghancurkan Paris Pernandes. Serbuan telaknya membuat wasit melakukan hitungan. Paris tidak mau menyerah begitu saja dan bangkit di sisa-sisa detik.
Pada ronde 5, sekali lagi terjadi illegal move dari Rudy yang menyebabkan Paris terjatuh. Akibatnya, Rudy mendapatkan pengurangan poin. Namun, dalam sisa pertandingan, tidak ada hal spesial lagi dari kedua petarung hingga akhirnya penentuan pemenang harus melalui keputusan dewan juri.
Dalam pengumuman pemenang, tercatat Hakim A memberikan penilaian 50-47 untuk Rudy Golden Boy. Demikian pula Hakim B yang memberikan poin serupa. Terakhir, Hakim C menaruh angka 49-45. Dengan begitu, terciptalah kemenangan unanimous decision untuk Rudy Golden Boy atas Paris Pernandes.
Meskipun rekornya atas Paris dipertajam jadi 2-0 dari 2 pertemuan di dua disiplin berbeda, Rudy Golden Boy mengaku tetap menaruh respek kepada sang CEO HSS. Ia juga mempersembahkan sabuk juara kepada Paris, yang dianggap sudah turut menaikkan level combat sport di Indonesia.
Laga Rudy vs Paris Jilid 2 ini memang terlihat lebih garang dibandingkan partai pertamanya di rule boxing. Kali ini, Paris Pernandes memberikan perlawanan berarti kepada Rudy. Namun, sang legenda, yang otot kaki kanannya tertarik sejak ronde 2, tetaplah sosok yang sulit ditaklukkan lawan.
Editor: Iswara N Raditya
Masuk tirto.id





























