Harimau yang Lepas di Singkawang Kalbar Ditembak Peluru Tajam

Reporter: Antara, tirto.id - 6 Feb 2021 17:38 WIB | Diperbarui 7 Feb 2021 00:51 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Sebelumnya, harimau tersebut ditembak dengan obat bius. Namun tak mempan. Karena dirasa membayakan petugas, akhirnya ditembak dengan peluru tajam.
tirto.id - Tim BKSDA Kalimantan Barat melumpuhkan seekor harimau dengan peluru tajam dari dua harimau yang lepas dari Sinka Zoo, Singkawang, Jumat (5/2/2021). Namun seekor harimau yang lepas lainnya, hingga kini masih belum ditemukan.

"Tim kami telah turun ke lapangan untuk melakukan penangkapan harimau. Tim yang kami turunkan di lengkapi dengan senjata bius dan didukung oleh aparat TNI dan Polri," kata Kepala BKSDA Kalimantan Barat Sadtata Noor Adirahmanta di Singkawang, Sabtu (6/2/2021).

Sadtata menjelaskan, mengapa satwa tersebut dilumpuhkan dengan peluru tajam. Sebab menurutnya, saat di tembak dengan obat bius, tidak memberikan pengaruh terhadap harimau tersebut.

"Terpaksa dilumpuhkan dengan peluru tajam karena saat akan dilumpuhkan harimau itu akan menyerang petugas dan dikhawatirkan membahayakan nyawa petugas dan masyarakat, mengingat insting pemburunya sudah kembali," tuturnya.


Ia menjelaskan dalam menangani harimau yang lepas tersebut, pihaknya akan semaksimal mungkin mengupayakan baik keselamatan harimau maupun anggota serta masyarakat.

"Namun, kita tetap mengutamakan keselamatan jiwa manusia itu yang nomor satu dan sekarang masih belum selesai. Satu ekor sudah berhasil di lumpuhkan, tinggal satu ekor harimau lagi," katanya.


Ia mengatakan seekor harimau lainnya yang belum tertangkap masih berada di sekitar kawasan Sinka Zoo sehingga pihaknya masih melakukan pencarian.

"Tim kami sampai saat ini masih stanby di lapangan untuk menunggu dan mencari keberadaannya. Mudah-mudahan satwanya masih bisa diselamatkan," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Elka Surya selaku pengurus Sinka Zoo Singkawang memberikan keterangan tentang lepasnya dua harimau di kebun binatang tersebut.

Menurut Elka, kejadian lepasnya dua ekor harimau tersebut akibat faktor alam. Hujan deras yang mengguyur selama beberapa hari mengakibatkan longsor di kawasan Sinka Zoo Singkawang.

"Hujan yang mengguyur selama beberapa hari terakhir mengakibatkan longsor di dekat kandang harimau. Longsor tersebut akhirnya menyebabkan lobang yang cukup besar di kandang harimau dan akhirnya dua harimau kabur," cerita Elka.

Menurutnya, pawang sudah berusaha untuk mencegahnya, namun pawang tersebut ikut diserang oleh harimau hingga tewas.

"Saat ini kami sudah dibantu oleh pihak polisi dan TNI di lapangan. Semoga saja dua harimau tersebut dapat ditangkap," ujar Elka.

Dia menambahkan harimau yang lepas masih terpantau dan masih berada dalam kawasan area Sinka Zoo Singkawang.

Baca juga artikel terkait HARIMAU SINGKAWANG atau tulisan menarik lainnya
(tirto.id - Hukum)

Reporter: Antara
Editor: Dieqy Hasbi Widhana

DarkLight