Menuju konten utama

Hari Thanksgiving Kapan Dirayakan & Apakah Ada di Indonesia?

Simak Hari Thanksgiving yang jatuh pada Kamis, 27 November 2025. Cek sejarah singkat Thanksgiving dan apakah perayaan tersebut dilakukan di Indonesia.

Hari Thanksgiving Kapan Dirayakan & Apakah Ada di Indonesia?
Ilustrasi Thanksgiving. foto/istockphoto

tirto.id - Thanksgiving merupakan salah satu hari libur nasional dan tahunan di Amerika Serikat dan Kanada. Peringatan ini bertujuan untuk merayakan panen dan berkah lainnya yang diperingati selama satu tahun.

Hari Thanksgiving dirayakan pada hari Kamis ke-4 dalam bulan November. Untuk tahun 2025, Thanksgiving jatuh pada Kamis, 27 November 2025. Di Amerika Serikat, peringatan Thanksgiving identik dengan hidangan utama yaitu Kalkun.

Kalkun menjadi hidangan andalan dalam perayaan ini di Amerika Serikat. Bahkan, ada ritual yang dilakukan Presiden Amerika Serikat yang “mengampuni” kalkun Thanksgiving pada pagi hari perayaan tersebut.

Kemudian, sebagian besar keluarga yang tinggal jauh dari satu sama lain pun saling mengusahakan untuk berkumpul dan merayakan peringatan ini. Mereka makan besar bersama dan merayakan berkah yang mereka peroleh.

Lalu, apakah Hari Thanksgiving juga dirayakan di Indonesia? Simak sejarahnya berikut ini.

Sejarah Hari Thanksgiving & Apakah Dirayakan di Indonesia?

Terdapat beberapa versi sejarah Hari Thanksgiving. Salah satunya yakni ketika Reformasi Inggris abad ke-16. Itu merupakan periode yang dimulai pada masa pemerintahan Henry VIII ketika hari-hari ucapan syukur menjadi terkenal selama hari libur Katolik.

Terdapat 95 hari libur gereja, ditambah 52 hari Minggu sebelum tahun 1536 ketika orang-orang diharuskan untuk menghadiri gereja, meninggalkan pekerjaan, dan terkadang membayar untuk perayaan yang mahal.

Kemudian, reformasi mengurangi hari libur gereja menjadi 27. Jumlah ini diganti dengan Hari Puasa atau Hari Thanksgiving.

Selain itu, terdapat versi lain sejarah Hari Thanksgiving. Perayaan ini dimulai pada 1620 ketika sekelompok penjajah Inggris (Pilgrims) mencapai tanah Amerika. Mereka menetap di daerah yang mereka beri nama Plymouth, dekat Kota Boston, Amerika Serikat bagian timur laut saat ini.

Mereka melalui musim dingin pertama dengan sangat mencekam. Saat itu juga banyak dari mereka yang meninggal karena penyakit dan kelaparan.

Setahun kemudian, pada musim semi 1621, para peziarah ini bercocok tanam dan memanen. Mereka dibantu oleh penduduk asli bernama Squanto yang juga membantu mereka menjalin aliansi dengan suku setempat, Wampanoag.

Dengan keterampilan dan teknik penanaman yang baru ditemukan, para peziarah dapat mempersiapkan diri menjalani musim dingin berikutnya. Kemudian, apda November 1621, mereka mengundang sang kepala suku Wampanoag untuk bergabung dalam pesta perayaan mereka.

Itulah yang sekarang dianggap sebagai “Thanksgiving pertama”. Berabad-abad berlalu, Thanksgiving tetap menjadi bagian dari tradisi Amerika. Bahkan, perayaan ini dinyatakan sebagai hari libur nasional oleh Abraham Lincoln pada 1863.

Kendati merupakan tradisi Amerika, Hari Thanksgiving tidak terbatas hanya dirayakan di Amerika. Perayaan ini telah juga diperingati secara global dengan berbagai bentuk.

Masyarakat Indonesia sendiri, misalnya, tidak secara umum memperingati Hari Thanksgiving. Namun, terdapat acara atau event yang diselenggarakan saat peringatan Hari Thanksgiving.

Di Indonesia, saat menjelang Hari Thanksgiving, biasanya beberapa brand memberi promo, diskon, dan lainnya. Hal ini biasanya disertai keterangan dalam rangka menyambut peringatan hari penting tersebut.

Pembaca yang ingin membaca artikel sejenis terkait hari penting dapat mengakses tautan berikut ini:

Link Artikel tentang Hari Penting

Baca juga artikel terkait THANKSGIVING atau tulisan lainnya dari Umu Hana Amini

tirto.id - Edusains
Kontributor: Umu Hana Amini
Penulis: Umu Hana Amini
Editor: Wisnu Amri Hidayat