tirto.id - Info kondisi Gunung Merapi di Jogja terkini bisa dipantau masyarakat melalui CCTV live streaming. Bagaimana status Gunung Merapi hari ini, Jumat, 17 Oktober 2025?
Aktivitas Gunung Merapi hari ini dilaporkan terjadi 17 kali gempa Guguran dan 24 kali gempa Hybrid selama periode hari Jumat, 17 Oktober 2025, pukul 00:00-06:00 WIB.
Suplai magma Gunung Merapi masih berlangsung. Hal ini dapat memicu awan panas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
Kondisi lain yang bisa dilaporkan terkait status Gunung Merapi di Jogja adalah terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-I.
Selain berada di wilayah Jogja, Gunung Merapi juga terletak di Kawasan Magelang, Boyolali, dan Klaten (Jawa Tengah).
Status Gunung Merapi Hari Ini & Aktivitasnya
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) masih menetapkan status Gunung Merapi dalam kondisi Level III (Siaga).
Berdasarkan laporan MAGMA Indonesia Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Gunung Merapi hari ini, Jumat, 17 Oktober 2025, periode pukul 00:00-06:00 WIB, mengalami 8 kali guguran lava ke arah Kali Sat/Putih dengan jarak luncur maksimum 2000 meter.
Kondisi asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tipis tinggi sekitar 50 meter dari arah puncak. Selain itu, MAGMA Indonesia juga melaporkan Gunung Merapi hari ini dalam situasi cuaca cerah hingga berawan. Lalu angin tenang ke arah utara.
Suhu udara Gunung Merapi hari ini adalah sekitar 17.6-19°C. Kelembaban 95-99.1% dengan tekanan udara 871.4-914 mmHg.
Mengenai aktivitas kegempaan, Gunung Merapi hari ini mengalami 17 kali gempa Guguran dengan amplitudo 2-23 mm. Lama gempa mencapai 69.34-168.91 detik.
Kemudian info Gunung Merapi hari ini juga terjadi 24 kali gempa Hybrid/Fase Banyak dengan amplitudo 2-24 mm dan S-P tidak teramati. Lama gempa yaitu 10.67-38.67 detik.
Potensi bahaya Gunung Merapi hari ini adalah guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya.
Rinciannya terdiri diri Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km serta Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.
Arah tenggara mencakup Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Lontaran material vulkanik dapat menjangkau radius 3 km dari puncak andai muncul letusan eksplosif.
Berikut adalah rekomendasi lengkap yang dirilis MAGMA Indonesia mengenai status Gunung Merapi hari ini, Jumat, 17 Oktober 2025, periode pukul 00:00-06:00 WIB:
1. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km.
Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km. Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak.
2. Data pemantauan menunjukkan suplai magma masih berlangsung yang dapat memicu terjadinya awan panas guguran di dalam daerah potensi bahaya.
3. Tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
4. Mewaspadai bahaya lahar dan awanpanas guguran (APG) terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.
5. Mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi.
6. Jika terjadi perubahan aktivitas yang signifikan, maka tingkat aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.

CCTV Live Kondisi Gunung Merapi
CCTV live kondisi Gunung Merapi hari ini dapat disaksikan masyarakat guna memantau situasi aktual gunung api.
Tayangan live streaming Gunung Merapi terdiri dari grafik seismogram stasiun Pusunglondon (sisi utara Merapi) dan grafik waveform stasiun Pusunglondon (sisi utara).
Lantas kamera CCTV Pos Ngepos (sisi badar daya, kamera CCTV Pos PGA Babadan (sisi barat), kamera thermal stasiun Pangukrejo (sisi selatan), serta kamera visual stasiun Pangukrejo (sisi selatan).
Cek CCTV live Kondisi Gunung Merapi hari ini melalui tautan di bawah ini:
Editor: Iswara N Raditya
Masuk tirto.id





































