tirto.id - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menegaskan komitmennya dalam memperkuat perlindungan sosial dan meningkatkan kualitas hidup mitra pengemudi melalui peluncuran inisiatif “Bakti GoTo untuk Negeri”.
Program ini mencakup empat pilar utama, yakni perlindungan sosial melalui BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, pemberian Bonus Hari Raya (BHR), Bursa Kerja Mitra Gojek dan Beasiswa untuk Mitra maupun Keluarga, serta Program Usaha Mitra Swadaya. Seluruh inisiatif tersebut dirancang sebagai kontribusi jangka panjang GOTO dalam membangun ekosistem kerja yang lebih aman, inklusif, dan berkelanjutan.
Peresmian program Bakti GoTo untuk Negeri digelar di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Selasa (27/1/2026), dan dihadiri jajaran direksi GOTO serta sejumlah menteri, sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan ekosistem digital nasional yang lebih inklusif.
Manajemen GOTO menyampaikan bahwa langkah ini merupakan upaya proaktif perusahaan dalam mendukung arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, terkait pentingnya peningkatan perlindungan dan kesejahteraan pekerja.
Direktur Utama (CEO) GOTO, Hans Patuwo, menekankan bahwa kesejahteraan mitra merupakan fondasi utama pertumbuhan ekosistem GOTO.
“Bagi GOTO, kesejahteraan mitra bukan hanya soal pendapatan harian, tetapi juga rasa aman, penghidupan yang layak, serta kesempatan untuk terus berkembang bersama keluarga,” ujar Hans dalam siaran pers yang diterima tirto pada Rabu (28/1/2026).
“Melalui empat dukungan ini, kami ingin memastikan mitra terlindungi hari ini dan memiliki peluang yang lebih baik untuk masa depan," ia menambahkan.
Salah satu terobosan utama dalam program ini adalah pemberian manfaat BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan secara gratis bagi ratusan ribu mitra pengemudi roda dua dan roda empat dengan kinerja terbaik atau Mitra Juara. Setelah melalui fase awal di Surabaya pada akhir 2025, cakupan perlindungan ini kini diperluas secara nasional dan mulai efektif pada 1 Februari 2026.
Selain itu, GOTO juga memastikan keberlanjutan pemberian Bonus Hari Raya (BHR) untuk mendukung kebutuhan mitra dalam menyambut Idulfitri. Dari sisi pendidikan, Yayasan GoTo Merah Putih meningkatkan kuota beasiswa hingga lima kali lipat menjadi 150 penerima pada tahun ini, yang tidak hanya diperuntukkan bagi anak mitra, tetapi juga bagi mitra pengemudi yang ingin melanjutkan pendidikan.
GOTO turut memperkenalkan Program Usaha Mitra Swadaya, yang memberikan pelatihan keterampilan bagi mitra untuk membuka usaha sampingan, seperti bengkel atau warung, sebagai sumber penghasilan tambahan yang mandiri.
Melalui integrasi berbagai program tersebut, GOTO menegaskan peran platform digital sebagai penggerak nyata kesejahteraan mitra dan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, hadir Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Deputi Bidang Usaha Kecil Kementerian UMKM Temmy Satya Permana, Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Eko Nugriyanto, serta Deputi Direksi Wilayah BPJS Kesehatan Herman Dinata Mihardja.
(INFO KINI)
Penulis: Tim Media Servis
Masuk tirto.id































