Menuju konten utama

FIFA Pantau Ketat Kota Guadalajara Usai Kekacauan Kartel Meksiko

FIFA mencermati dengan seksama kondisi di Kota Gauadalajara, Meksiko, setelah terjadinya kerusuhan akibat operasi penangkapan anggota kartel CJNG.

FIFA Pantau Ketat Kota Guadalajara Usai Kekacauan Kartel Meksiko
TRIONDA Bola Resmi Piala Dunia 2026. Instagram/adidasfootball
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - FIFA dilaporkan tengah memantau situasi Kota Guadalajara, Meksiko secara ketat imbas kekacauan yang melanda kota. Sejak Minggu (22/2/2026), salah satu kota penyelenggara Piala Dunia 2026 itu dilanda kerusuhan setelah terbunuhnya bos kartel El Mencho alias Nemesio Oseguera Cervantes selaku pemimpin CJNG.

Menukil The Independent, terbunuhnya El Mencho membuat anggota kartel CJNG menumpahkan kemarahan di jalanan kota-kota yang dikenal sebagai basis mereka, termasuk Guadalajara di Negara Bagian Jalisco.

Anggota kartel dilaporkan menjarah mobil-mobil dan membakarnya untuk memblokir jalan raya. Bank dan toko-toko juga jadi sasaran kemarahan dan pembakaran. Desing peluru juga dilaporkan terdengar para pelancong di bandara, memaksa mereka berlari dan berjongkok di lantai.

Guadalajara Disorot FIFA Karena Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2026

Kerusuhan kartel El Mencho terjadi ketika Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung di Guadalajara tinggal menunggu empat bulan mendatang. Estadio Akron di Zapopan, Guadalajara akan menjadi tempat pertandingan Piala Dunia.

Kandang klub CD Guadalajara itu juga dijadwalkan jadi lokasi laga play-off antara Kongo, Jamaika, dan Kaledonia Baru pada akhir Maret mendatang. Kerusuhan memunculkan kekhawatiran terkait keamanan para atlet dan penonton yang akan hadir.

Salah satu juru bicara FIFA mengungkapkan kepada Reuters bahwa federasi sepak bola internasional itu kini tengah memantau situasi "dengan cermat".

"Di FIFA Meksiko, kami memantau situasi di Jalisco dengan cermat dan tetap berkomunikasi secara terus menerus dengan pihak berwenang," kata juru bicara FIFA itu.

Juru bicara itu juga menyebut bahwa pihaknya akan terus mengikuti "tindakan dan arahan dari berbagai lembaga pemerintah". Dijelaskannya, keselamatan publik dan pemulihan situasi merupakan fokus mereka kini.

Meskipun begitu, kerusuhan telah memengaruhi jalannya liga utama Meksiko. Setidaknya, laga liga putra antara Queretaro vs Juarez FC dan laga liga putri antara CD Guadalajara vs Club America telah ditunda tanpa batas waktu. Seharusnya kedua laga itu berlangsung pada Minggu.

Selain dua laga liga teratas Meksiko itu, dua pertandingan divisi kedua juga dibatalkan karena kerusuhan.

Tak hanya penundaan laga, pertandingan antara Necaxa vs Queretaro di Negara Bagian Aguascalientes sempat dihentikan di tengah berlangsungnya laga. Hal itu terjadi setelah para pemain memutuskan meninggalkan lapangan imbas suara keras di luar Estadio Victoria yang diyakini berasal dari tembakan senjata api.

Meksiko kini juga tengah menggelar Mexican Open. Ajang tenis ini digelar sesuai jadwal pada Senin (23/2/2026).

Pada hari pertama ajang Mexican Open, petenis Inggris Cameron Norrie mengalami kekalahan yang mengejutkan dari petenis remaja Rafael Jodar dalam waktu kurang dari satu jam.

Baca juga artikel terkait FIFA atau tulisan lainnya dari Rizal Amril Yahya

tirto.id - Flash News
Kontributor: Rizal Amril Yahya
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Ilham Choirul Anwar