tirto.id - Menurunkan tingkat pengangguran menjadi salah satu fokus utama DPRD DKI Jakarta dalam mendukung pertumbuhan ekonomi di daerah. Penyediaan lapangan kerja yang luas dan berkelanjutan dinilai penting untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat di ibu kota.
Melalui fungsi pengawasan dan penganggaran, DPRD DKI mendorong pemerintah provinsi untuk memperkuat program pelatihan kerja, pengembangan kewirausahaan, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. Program-program itu diharapkan bisa membantu banyak calon pekerja mampu menyesuaikan diri dengan tuntutan pasar kerja.
Ketua DPRD DKI Jakarta, Khoirudin, menyatakan penyelenggaraan pelatihan kerja merupakan salah satu langkah strategis untuk menurunkan tingkat pengangguran di Jakarta. Pernyataan tersebut disampaikannya ketika meninjau Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Timur pada Rabu (11/3/2026).
Kunjungan itu dilakukan guna memeriksa kondisi sarana dan prasarana pelatihan yang disediakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bagi masyarakat yang sedang mencari pekerjaan. Khoirudin sempat melihat berbagai ruang pelatihan. Ia juga berdialog dengan pengelola PPKD Jaktim dan sejumlah peserta pelatihan.
Menurut Khoirudin, fasilitas di PPKD Jakarta Timur tergolong memadai dan bisa dimanfaatkan oleh warga dalam meningkatkan kemampuan kerja. "Fasilitasnya sangat baik. Ada 10 kejuruan dengan 24 program pelatihan," ujar dia.
Angka pengangguran di Jakarta kini masih melampaui batas normal, tercatat sekitar 6,4 persen. Dari total 5,5 juta angkatan kerja, sekitar 350 ribu orang masih menganggur. "Idealnya sekitar tiga persen," lanjut Khoirudin.
Dia optimistis peningkatan kualitas keterampilan kerja bisa menjadi salah satu strategi efektif untuk mengurangi pengangguran. Oleh sebab itu, ia mengimbau warga yang sedang mencari pekerjaan agar memanfaatkan program pelatihan yang tersedia di Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD).
Warga Jakarta dapat mendaftar di PPKD yang tersebar di lima wilayah kota guna mempelajari berbagai keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja saat ini. Selain pelatihan, para peserta bisa memperoleh sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang diakui oleh dunia industri.
Sertifikasi tersebut diharapkan dapat meningkatkan peluang lulusan pelatihan PPKD untuk memperoleh pekerjaan. "Lulusannya punya keterampilan dan sertifikasi, sehingga banyak perusahaan yang membutuhkan," kata Khoirudin.
Peningkatan Fasilitas Pelatihan Kerja
Minat warga mengikuti program pelatihan di PPKD tergolong tinggi. Setiap tahun, jumlah warga yang mendaftar jauh lebih banyak dibandingkan dengan kapasitas pelatihan yang dapat ditampung.
Kepala Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Timur, Teguh Hendarwan, mengatajan antusiasme masyarakat terus mengalami peningkatan. Namun, daya tampung pelatihan yang tersedia saat ini masih terbatas.
Ia mencatat ada 5.613 pendaftar per tahun yang tersebar di 10 bidang kejuruan. Adapun jumlah peserta yang dapat diterima dalam program pelatihan PPKD Jaktim hanya sekitar 1.440 orang.
"Kalau fasilitas bertambah, kami bisa melatih sekitar lima ribu peserta per tahun," kata Teguh.
Teguh menambahkan, sebagian lulusan pelatihan diharapkan dapat menembus pasar kerja luar negeri. PPKD Jaktim menargetkan 40 persen peserta yang lulus dari program pelatihan dapat terserap di pasar kerja internasional.
Menanggapi persoalan ini, Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin mendorong pengembangan fasilitas pelatihan melalui skema creative financing. "APBD terbatas. Kita perlu pembiayaan kreatif dengan melibatkan dunia usaha," ujar dia.
Dia menilai kerja sama dengan perusahaan dapat memperkuat pelaksanaan program pelatihan tenaga kerja di Jakarta. Perusahaan dapat berperan dengan mendukung kegiatan pelatihan yang diselenggarakan oleh PPKD yang telah memiliki fasilitas serta tenaga instruktur memadai.
Khoirudin berharap kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha tersebut dapat memperluas kapasitas penyelenggaraan pelatihan sekaligus mempercepat penyerapan tenaga kerja yang memiliki keterampilan.
(INFO KINI)
Penulis: Tim Media Servis
Masuk tirto.id

































