Menuju konten utama

DM di X Masih Error Hari Ini, Warganet Keluhkan Akses Terputus

Fitur DM di X masih error hari ini, Sabtu (10/1). Warganet mengeluhkan koneksi atau akses terputus saat membuka fitur DM.

DM di X Masih Error Hari Ini, Warganet Keluhkan Akses Terputus
Ilustrasi Twitter X. foto/istockphoto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Direct Mesage (DM) di X (Twitter) masih error hingga hari ini, Sabtu (10/1/2026) pukul 18.00 WIB. Fitur untuk mengirim pesan pribadi ini sudah dilaporkan error sejak Jumat (9/1/2026).

Berdasarkan pantauan terkini di Downdetector, masih ada yang melaporkan error di aplikasi X, saat mengakses DM, memantau timeline, dan melihat jumlah followers.

Warganet dari berbagai negara, termasuk Indonesia, mengeluhkan mereka tidak mengakses DM dengan status '"Disconnected" atau tidak terhubung.

"Ada yg tau ga kenapa? Gabisa buka dm," tulis akun @fluffysnorlax_

Twit tersebut mendapat respons dari 479 akun yang mengeluhkan hal serupa atau memberi solusi.

"Owalah kirain cm gw doang, ga bisa lihat followers dan following jugak," tulis akun @thisishrphinaa.

Sebagian warganet menyarakan untuk mengakses X menggunakan VPN atau menyalakan DNS.

Beberapa warganet menyebut, DM mereka bisa dibuka kembali setelah menggunakan VPN. Hingga berita ini ditulis, belum ada konfirmasi dari X mengenai error di aplikasi ini.

Namun, warganet Indonesia mengaitkan hal ini dengan pemblokiran Grok, AI yang ada di X.

"Kayanya efek grok diblokir jadi kaya gini. Mending balikin fitur dm kaya dulu aja ga usah jadi "chat". Semenjak merge sama chat error mulu," tulis salah satu akun X @rankrank.

Meski belum ada konfirmasi bahwa hal tersebut berkaitan, namun pemblokiran Grok memang sudah diumumkan Kementerian Kommunikasi dan Digital (Komdigi) pada hari ini, Sabtu (10/1/2026).

Pemerintah melalui Komdigi melakukan pemutusan akses sementara terhadap aplikasi Grok.

"Langkah ini diambil untuk melindungi perempuan, anak, dan masyarakat dari risiko konten pornografi palsu berbasis kecerdasan artifisial, termasuk praktik deepfake seksual nonkonsensual," demikian keterangan Komdigi di Instagram.

Kemkomdigi juga telah meminta Platform X untuk memberikan klarifikasi terkait dampak negatif penggunaan Grok, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Baca juga artikel terkait MEDIA SOSIAL atau tulisan lainnya dari Dipna Videlia Putsanra

tirto.id - Aktual dan Tren
Penulis: Dipna Videlia Putsanra
Editor: Iswara N Raditya