Menuju konten utama

Djaka Budi Bantah Jadi Penyebab Purbaya Dicopot dari Menkeu

Djaka menepis anggapan kabar keretakan hubungan tersebut yang melatari dicopotnya Purbaya dari kursi Menteri Keuangan.

Djaka Budi Bantah Jadi Penyebab Purbaya Dicopot dari Menkeu
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (tengah) bersama Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama (kedua kiri), Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan Robert Leonard Marbun (kedua kanan), Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kementerian ESDM Rilke Jeffri Huwae (kiri) dan Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri Brigjen Pol Moh. Irhamni (kanan) menunjukkan barang bukti emas saat konferensi pers penindakan penyelundupan ekspor emas di Kantor Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (13/8/2026). Bea Cukai bersama Aviation Security Bandara Soekarno-Hatta menggagalkan dua kasus upaya penyelundupan ekspor emas tujuan China dan Dubai melalui Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta dengan total berat 23,793 kilogram atau senilai Rp63 miliar dan mengamankan tujuh WNA asal China serta satu orang petugas bandara. ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/agr
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan, Djaka Budhi Utama, membantah isu adanya konflik internal antara dirinya dengan Purbaya Yudhi Sadewa saat masih menjabat sebagai Menteri Keuangan.

Djaka menepis anggapan kabar keretakan hubungan tersebut yang melatari dicopotnya Purbaya dari kursi Menteri Keuangan.

"Kata siapa? Lu ngarang-ngarang aja," ujar Djaka saat dikonfirmasi wartawan di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Selasa (15/9/2026).

Djaka menegaskan rumor yang beredar di publik tersebut sama sekali tidak benar. Ia menganggap isu tersebut sebagai kabar bohong.

"Enggak, enggak bener. Bohong, bohong," ucapnya sambil tertawa.

Selain menampik isu konflik internal, Djaka juga menyampaikan harapannya terhadap kepemimpinan Menteri Keuangan yang baru, Suahasil Nazara. Ia berharap Kementerian Keuangan di bawah Suahasil dapat terus menjaga stabilitas dan kualitas tata kelola keuangan negara.

"Harapannya ke depan Kementerian Keuangan bisa selalu menjaga APBN dengan baik," kata Djaka.

Sementara itu, Purbaya juga merespons terkait isu gesekan internal di jajaran Kemenkeu saat dirinya menjadi Menteri Keuangan. Ia tak mau berspekulasi lebih jauh, menurutnya pencopotan ini sebagai hak prerogatif presiden.

“Enggak ada (gesekan). Yang jelas ya hak prerogatif presiden. Mungkin waktu tanda tangan dulu kontraknya setahun. Ini kan udah cukup,” tutur Purbaya.

Baca juga artikel terkait RESHUFFLE KABINET atau tulisan lainnya dari Nanda Aria

tirto.id - Flash News
Reporter: Nanda Aria
Penulis: Nanda Aria
Editor: Bayu Septianto