Menuju konten utama

Mayat Remaja Tanpa Kepala di Muara Enim Diduga Korban Begal

Sempat dilaporkan hilang, seorang remaja di Muara Enim ditemukan tewas mengenaskan tanpa kepala. Polisi kini buru pelaku yang diduga komplotan begal.

Mayat Remaja Tanpa Kepala di Muara Enim Diduga Korban Begal
Polisi mengevakuasi mayat remaja yang ditemukan membusuk dan tanpa kepala di Muara Enim. FOTO/Dokumen polisi
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Warga Desa Bitis, Gelumbang, Muara Enim, Sumatera Selatan, heboh dengan penemuan mayat membusuk dan tanpa kepala di semak-semak. Polisi menduga kematian korban akibat pembunuhan disertai perampokan.

Mayat pertama kali ditemukan dua warga ingin berangkat ke kebun menggunakan sepeda motor. Mereka berhenti untuk buang air kecil lalu mencium bau menyengat di sekitar.

Penasaran, kedua saksi mencari sumber bau tersebut. Mereka kaget bukan main menemukan sesosok mayat sudah membusuk tanpa kepala tergeletak di semak-semak.

Warga bersama kepala desa setempat lantas berduyun-duyun menuju lokasi. Tak lama kemudian, polisi datang untuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban ke kamar mayat.

Dari identifikasi tim dokter forensik Rumah Sakit Bhayangkara Mohammad Hasan Palembang, korban teridentifikasi berinisial AM (15) yang beralamat di desa tetangga. Korban sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarga pada 26 September 2026.

"Benar, sesosok mayat ditemukan di semak-semak. Identitasnya sudah diketahui, yakni remaja yang dilaporkan hilang sebelumnya," ungkap Kasatreskrim Polres Muara Enim AKP Muhammad Andrian, Selasa (6/10/2026).

Adrian mengungkapkan, korban diduga kuat dirampok dan dibunuh pelaku lalu mayatnya dibuang ke TKP untuk menghilangkan jejak. Dugaan ini lantaran sepeda motor yang dikendarai korban sebelum hilang tidak berada di tempat.

"Dugaannya korban perampokan. Pelaku sengaja membuang mayat korban ke semak-semak agar tidak diketahui keberadaannya," kata Andrian.

Untuk mengungkap kasus ini, polisi tengah memeriksa sejumlah saksi, baik dari keluarga maupun orang-orang yang sempat bertemu dengan korban sebelum kejadian. Andrian meminta semua pihak tetap tenang dan tidak berspekulasi sehingga situasi tetap kondusif.

"Kami minta serahkan sepenuhnya kepada polisi untuk mengungkapnya, mudah-mudahan pelaku segera terungkap dan tertangkap," tutup Andrian.

Baca juga artikel terkait KORBAN BEGAL atau tulisan lainnya dari Irwanto

tirto.id - Flash News
Kontributor: Irwanto
Penulis: Irwanto
Editor: Siti Fatimah