tirto.id - Pemerintah belum memutuskan tarif listrik untuk kuartal IV 2026. Namun, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, berharap tarif listrik tidak mengalami kenaikan di sisa 2026.
“Coba nanti saya cek di tim, ya. Nanti saya cek. Ya, pasti akan dirilis,” kata Bahlil kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, dikutip Selasa (6/10/2026).
Lebih lanjut, Bahlil menjelaskan keputusan mengenai tarif listrik akan terlebih dahulu dilaporkan oleh tim di Kementerian ESDM sebelum dirinya melakukan pengecekan.
Sementara itu, penetapan tarif listrik dilakukan secara berkala dengan mempertimbangkan sejumlah parameter ekonomi dan energi. Karena itu, keputusan untuk kuartal IV 2026 masih menunggu hasil evaluasi.
“Mudah-mudahan, sih, insyaallah mungkin enggak naik,” ujarnya.
Sebelumnya, Bahlil mengatakan dalam rapat terbatas dengan Presiden Prabowo Subianto bahwa dia dan sejumlah menteri dan kepala lembaga terkait tengah membahas kondisi energi, termasuk ketahanan energi, dinamika harga energi yang fluktuatif, serta kepastian subsidi hingga akhir tahun.
Dalam kesempatan yang sama, Bahlil memastikan harga BBM tidak akan mengalami kenaikan hingga akhir 2026.
“Kami dapat pastikan bahwa subsidi sampai dengan akhir tahun, harga BBM tidak akan naik,” tegas dia.
Bahlil juga mengungkapkan pemerintah tengah menata distribusi BBM menyusul adanya pergeseran konsumen dari BBM nonsubsidi ke BBM subsidi yang menyebabkan peningkatan permintaan. Menurutnya, hal ini penting dilakukan untuk memastikan distribusi di sejumlah daerah tidak mengalami hambatan.
"Pasti ada kelompok peningkatan permintaan. Nah, ini kami lagi tata agar hal-hal terjadinya keterlambatan pengiriman itu bisa tidak terjadi lagi,” tutupnya.
Penulis: Qonita Azzahra
Editor: Fadrik Aziz Firdausi
Masuk tirto.id




































