Dampak India Lockdown, Buwas Usul Daging Ayam Gantikan Kerbau

Reporter: Vincent Fabian Thomas - 9 Apr 2020 15:02 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Kuota importasi daging kerbau yang telah diperoleh terhambat masuk Indonesia akibat India menerapkan lockdown akibat Corona.
tirto.id - Direktur Utama Bulog, Budi Waseso mengusulkan kebutuhan daging merah masyarakat diganti sementara dengan pasokan daging putih yang berasal dari ayam.

Buwas menyatakan akhir-akhir ini pasokan daging merah yang berasal dari sapi maupun kerbau semakin sulit didapatkan karena hambatan impor selama pandemi Corona atau Covid-19.

“Terus terang untuk masalah daging kerbau kami tidak bisa mendatangkan karena India tidak bisa lagi. Ada usulan ditukar daging ayam,” ucap Buwas dalam rapat dengar pendapat (RDP) virtual bersama Komisi IV DPR RI, Kamis (9/4/2020).

Kendati demikian usulannya itu juga belum tentu bisa dilakukan. Meski Bulog mau, mereka tidak bisa mengeksekusinya karena perlu ada penugasan melalui forum rapar koordinator terbatas dengan Presiden Jokowi.

Buwas menyatakan hambatan importasi daging kerbau ini disebabkan oleh kebijakan lockdown oleh pemerintah India. Negara itu, katanya, otomatis mengurangi ekspornya ke negara lain.

Hambatan ini, kata Buwas, belum dapat diurai. Ia mencontohkan bahkan ekspor daging dari India ke Malaysia saja ada terhambat karena negeri Jiran juga sedang menerapkan lockdown.

“Tapi enggak bisa juga masuk ke Indonesia. Kami mau manfaatkan daging dari Malaysia yang stuck [terhambat] di sana enggak bisa digunakan karena lockdown,” ucap Buwas.

Buwas mengatakan situasi seperti ini sebenarnya bisa dihindari bilamana tidak ada keterlambatan keputusan impor. Menurutnya, Bulog sudah mengajukan izin impor daging kerbau sejak awal tahun di januari 2020, tetapi tak kunjung mendapat izin.

“Diberikan setelah ada Covid-19. Begitu Covid-19, India lockdown. Jadi sulit,” ucap Buwas.


Baca juga artikel terkait IMPOR DAGING KERBAU INDIA atau tulisan menarik lainnya Vincent Fabian Thomas
(tirto.id - Bisnis)

Reporter: Vincent Fabian Thomas
Penulis: Vincent Fabian Thomas
Editor: Zakki Amali

DarkLight